Pemerintah Kota Tangerang Banten mengajak pelajar untuk menggunakan fasilitas transportasi publik karena masuk dalam kelompok yang rentan mengalami kecelakaan lalu lintas.

"Pelajar merupakan salah satu kelompok yang rentan mengalami kecelakaan lalu lintas. Maka itu kita imbau bisa gunakan fasilitas yang ada," kata Penjabat Wali Kota Tangerang Nurdin dalam acara kegiatan Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan di Ruang Akhlakul Karimah, Pusat Pemerintahan Kota Tangerang, Kamis.

Perlu diketahui, armada transportasi publik yang dimiliki Pemkot Tangerang terdiri dari 80 Angkot Si Benteng dan 40 Bus Tayo. Masing-masing memiliki rute yang berbeda, namun dengan waktu yang sama setiap harinya dimulai dari pukul 05.00 hingga 19.00 WIB. Tarifnya sangat murah yakni Rp2.000 dan bisa membayar menggunakan uang elektronik

Kemudian salah satu upaya Pemkot untuk meningkatkan kesadaran pelajar tentang keselamatan berlalu lintas, yaitu dengan adanya pemilihan pelajar pelopor keselamatan lalu lintas angkutan jalan.

“Kecelakaan lalu lintas masih menjadi salah satu PR yang dihadapi sebagian besar kota di tanah air, tak terkecuali di Kota Tangerang. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang keselamatan berlalu lintas, tak terkecuali bagi para pelajar,” katanya.

Baca juga: Camat disebut miliki peran penting sosialisasikan pemilu damai

Dengan upaya ini, lanjutnya, diharapkan juga angka kecelakaan lalu lintas yang melibatkan para pelajar dapat ditekan, karena mereka merupakan generasi penerus bangsa yang harus dilindungi dan dijaga.

“Insya Allah dengan upaya ini, angka kecelakaan di Kota Tangerang bisa menurun khususnya di kalangan pelajar,” kata dia.

Kepala Dishub Kota Tangerang Achmad Suhaely menjelaskan sosialisasi ini diikuti bersama puluhan pelajar dari 25 Sekolah Menengah Atas (SMA) dan sederajat di Kota Tangerang.

"Sosialisasi tersebut berisi penyampaian wawasan, imbauan, sekaligus materi-materi penting mengenai teknis dalam menjaga keselamatan lalu lintas di Kota Tangerang," ujarnya.

Baca juga: Super Apps Tangerang LIVE resmi direplikasi Pemkab Serang

Ia melanjutkan, Dishub Kota Tangerang juga menggandeng beberapa pihak dalam mensukseskan sosialisasi tersebut, mulai dari Sekolah Tinggi Transportasi Darat (STTD) Bekasi, Dishub Provinsi Banten, Kejaksaan Negeri Kota Tangerang, Organisasi Angkutan Darat (Organda) sampai Polres Metro Tangerang Kota.

Tidak hanya itu, sosialisasi ini merupakan bagian dari agenda Pemilihan Pelajar Pelopor Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan di Kota Tangerang Tahun 2024 yang akan diselenggarakan pada bulan depan bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-31 Kota Tangerang.

“Sosialisasi ini juga menjadi awal dari salah satu ajang bergengsi yang sudah disiapkan, yakni proses pemilihan pelajar pelopor yang dapat diikuti semua pelajar dari berbagai jenjang pendidikan di Kota Tangerang,” katanya.

Baca juga: Tangani banjir, masyarakat Kota Tangerang diajak sedekah air dan sampah

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024