Dua warga Cihuni, Desa Curugpanjang Kabupaten Lebak yang mengalami lumpuh kini dirawat Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Adjidarmo Rangkasbitung dan empat kerabatnya yang juga lumpuh masih dalam pemantauan tenaga medis puskesmas setempat.
 
"Kita berharap kedua pasien yang mengalami kelumpuhan itu kembali sembuh," kata Kepala Bagian Humas RSUD Adjidarmo Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, dr Jauhari Assukri di Lebak, Minggu.
 
Kedua pasien dirawat yaitu Maman Abdurahman dan Sumantri warga Desa Curugpanjang Kecamatan Cikulur Kabupaten Lebak.
 
Sedangkan, keempat anggota keluarga lainnya dalam pemantauan petugas medis puskesmas setempat.

Baca juga: Alami kelumpuhan, satu keluarga di Lebak berharap bantuan dari dermawan

Menurut dia, perawatan medis untuk pasien keluarga yang mengalami kelumpuhan itu ditangani secara gratis, karena mereka menjadi peserta BPJS Kesehatan atas bantuan pemerintah.
 
Saat ini, petugas medis memberikan penanganan medis agar kedua penderita kelumpuhan itu bisa kembali sembuh.
 
"Kami berharap kedua penderita kelumpuhan bisa kembali sembuh dan dapat beraktivitas," katanya menjelaskan.
 
Ia berharap empat anggota keluarga lainnya yang belum menjalani perawatan medis segera bisa ditangani RSUD Adjidarmo Rangkasbitung.
 
Sementara itu, Saepul (55) sebagai kepala keluarga pasien yang mengalami kelumpuhan itu mengucapkan terima kasih kepada kepala desa, puskesmas dan pemerintah daerah setempat hingga dua anggota keluarganya Sumantri dan Maman Abdulrahman menjalani perawatan medis di RSUD Adjidarmom Rangkasbitung.
 
Penyakit kelumpuhan yang dialami keluarganya itu terdiri dari istrinya Elas (55) dan anaknya Edi (25) serta adik-adik iparnya antara lain Misto (50), Maman Abdulrahman (37), Sumantri (45) dan Rohmat (35).
 
"Semua anggota keluarganya sebanyak enam orang itu mengalami kelumpuhan itu dari puluhan tahun dan satu diantaranya lumpuh pada tiga tahun terakhir," kata Saepul.

Baca juga: Keluarga lumpuh di Lebak berawal dari lemas dan punggung kesakitan

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2024