Sebanyak 665 kepala sekolah (kepsek) dan guru TK se-Kota Tangerang, Banten diberikan pemahaman terkait  Kurikulum Merdeka yang akan diterapkan di daerah itu pada 2024.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Jamaluddin di Tangerang Jumat, mengatakan kegiatan workshop meliputi pembelajaran literasi numerasi yang dikuatkan dengan teori serta praktik secara langsung oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya.

"Hal ini agar mereka dapat lebih maksimal lagi dalam menerapkan Kurikulum Merdeka di sekolah, sehingga akan menciptakan pembelajaran yang menyenangkan terhadap anak-anak,” kata Jamaluddin pada acara workshop untuk Kepala Sekolah dan Guru TK se-Kota Tangerang di Ruang Al-Amanah Puspemkot, Jumat.

Baca juga: Pemkot Tangerang: Kurikulum Merdeka Belajar landasan utama kemajuan pendidikan

Ia menambahkan, kegiatan merupakan kerjasama dengan forum pengawas kepala sekolah dan guru Kota Tangerang yang berlangsung selama dua hari dari Jumat hingga Sabtu (9/12) di Ruang Al-Amanah Puspemkot Tangerang.

Ia mengungkapkan pada hari pertama workshop kali ini dirinya juga menyampaikan terkait Kebijakan Pendidikan Kota Tangerang dan diisi narasumber dari Dinas Pendidikan DKI Jakarta yakni Iin Suparti yang membahas terkait literasi numerasi.

Sedangkan pada hari kedua nanti akan ada narasumber yakni Mareta Wahyuni selaku Direktorat PAUD Kemendikbudristek RI dengan materi terkait pembelajaran yang menyenangkan melalui project dan intrakurikuler di satuan PAUD.

Dengan penerapan kurikulum merdeka, dapat membentuk anak menjadi lebih bebas mengeksplorasi minat dan bakat siswa pada saat menempuh pendidikan usia dini.

"Tentunya ini akan berdampak pada anak untuk mampu memahami kemampuan masing-masing, sehingga guru dapat mengetahui pengarahan dan pendampingan yang tepat berdasarkan kapasitas setiap anak,” katanya.

Baca juga: 100 guru penggerak Kota Tangerang dilatih penerapan Kurikulum Merdeka

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023