Bupati Tangerang, Provinsi Banten Ahmed Zaki Iskandar mengatakan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-30 tingkat kabupaten menjadi momentum meningkatkan sosialisasi keluarga berkualitas dan percepatan penurunan angka prevalansi stunting di daerah itu.

"Momentum Harganas ini juga diharapkan menjadi ajang sosialisasi keluarga untuk membantu percepatan penurunan stunting, khususnya di wilayah Kabupaten Tangerang," kata Bupati Zaki di Tangerang, Senin.

Menurutnya, keluarga berkualitas mempunyai peranan yang sangat penting dalam penurunan angka prevalensi dan merupakan tonggak pertama dalam upaya pencegahan kasus stunting.

"Keluarga mempunyai peranan yang sangat penting sebagai tonggak pertama untuk mencegah terjadinya stunting, melalui pencegahan sejak dini yaitu sebelum perkawinan, dan anak baru lahir sampai usia 1.000 hari pertama kehidupan," katanya.

Baca juga: BKKBN: Cegah stunting dimulai dari 1.000 hari pertama kehidupan

Ia menyebutkan, penanganan stunting adalah program jangka panjang yang harus dipahami dan dimengerti oleh semua elemen masyarakat. Kolaborasi dan sinergitas semua stakeholder sangat diperlukan demi mewujudkan Indonesia Emas  2045.

"Kita berharap seluruh stakeholder dan juga mitra pemerintah daerah terutama para organisasi wanita organisasi, kemasyarakatan dan organisasi kesehatan yang bekerja langsung di tengah-tengah masyarakat bisa memberikan edukasi kepada masyarakat secara umum begitu juga dinas pendidikan," kata dia.

Kepala DPPKB dr Hendra Tarmizi mengungkapkan tujuan dari digelarnya peringatan Harganas adalah meningkatkan peran serta pemerintah dan masyarakat dalam partisipasi pada delapan fungsi keluarga secara optimal untuk pembentukan karakter sejak dini untuk mewujudkan kelembagaan keluarga kecil sehat, bahagia dan sejahtera.

"Peringatan Harganas ini mengambil tema 'Menuju Keluarga Bebas Stunting Untuk Indonesia Maju'. Ini juga adalah salah satu wujud dukungan program prioritas nasional pengentasan stunting. Mencintai keluarga berarti kita merencanakan keluarga yang bahagia dan sejahtera," tutur Hendra.

Baca juga: Pemprov Banten terus fokus kendalikan stunting dan gizi buruk
Baca juga: Kata ahli gizi, gaya hidup orang tua bisa sebabkan anak stunting

Pewarta: Azmi Syamsul Ma'arif

Editor : Bayu Kuncahyo


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2023