Beriring senandung sendu Sholawat Kalamun Qodimun, kehadiran Siti Nur Azizah, Puteri Wakil Presiden RI KH Maruf Amin di lokasi korban gempa Cianjur disambut antusias masyarakat pada Rabu (30/11/2022) kemarin.

“Gempa di Cianjur mengguncang hati kita sebagai anak bangsa, karenanya kita harus berbuat sesuatu. Kebetulan saya aktif di berbagai organisasi, melalui jaringan yang ada hari ini, saya dan kawan-kawan hadir untuk menyapa dan memberikan dukungan bagi masyarakat Cianjur korban gempa,” ungkap Azizah dalam keterangannya

Dalam rombongan tersebut tampak beberapa mobil bak terbuka dipenuhi logistik. Mulai dari beras, minyak, gula, perlengkapan rumah tangga, dan sejumlah makanan untuk anak-anak. Pada barang-barang yang disumbangkan terlihat stiker bertuliskan kata JALMI. Rupanya JALMI yang dalam bahasa Sunda berarti manusia, merupakan akronim dari nama program Jalinan Kemanusiaan PERSAMI. PERSAMI merupakan nama organisasi yang dipimpin Azizah yakni Perhimpunan Saudagar Muslimah Indonesia. 

“Hari ini merupakan kunjungan perdana kami untuk bersilaturahmi dan melihat langsung situasi yang dihadapi masyarakat di sini. Semoga nantinya kami bisa datang lagi membantu masyarakat Cianjur secara lebih baik”, kata perempuan pemilik gelar doktor di bidang hukum ini.

Selain memberikan bantuan, Azizah yang juga penulis buku Towwards Halal menyempatkan diri menyapa masyarakat dari tenda ke tenda tanpa rasa canggung. Diantara kunjungan tersebut tampak dia memimpin doa keselamatan agar musibah yang dialami masyarakat Cianjur bisa segera berlalu. Saat memimpin doa, pelupuk matanya berkaca-kaca, begitu juga dengan masyarakat yang turut mengamininya. Tercatat Azizah mengunjungi Desa Cibulakan, Desa Nagrak, Limbangan Sari, dan Kampung Warga selama berada di Cianjur.

“Saya meyakini, masyarakat Cianjur adalah masyarakat yang kuat. Meskipun saat ini sedang menderita dan menghadapi cobaan, besok lusa pasti segera pulih. Kita semua harus mendukungnya. PERSAMI siap bergandeng tangan untuk memulihkan Cianjur. Kita akan dorong semua tahapan penanganan bencana berjalan dengan lancar, mulai dari bantuan darurat, inventarisasi kerusakan, pemulihan, rehabilitasi, dan rekonstruksi semua harus berjalan dengan baik. Prinsipnya masyarakat korban gempa harus segera mendapatkan bantuan, kelompok rentan seperti anak-anak, perempuan, dan lansia harus diprioritaskan,” ungkap perempuan Tangguh yang juga menjadi ketua PDRI (Perempuan Demokrat Republik Indonesia) ini mengakhiri kunjungan.

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2022