Gubernur Banten Wahidin Halim pada 2022 akan menuntaskan pembangunan infrastruktur jalan guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

"Komitmen Gubernur Banten cukup serius untuk merealisasikan pembangunan jalan sesuai RPJMD dan misi visi beliau, " kata Juru Bicara Gubernur Wahidin Halim, Ujang Giri kepada Antara, di Lebak, Sabtu.

Baca juga: Polres Lebak laksanakan Operasi Zebra Maung 2021

Pembangunan infrastruktur jalan yang dituntaskan tahun 2022 sepanjang 14 kilometer yang menghubungkan ruas Jalan Citorek - Warung Banten , yakni perbatasan Sukabumi, Provinsi Jawa Barat.

Kondisi jalan tersebut melintasi kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak ( TNGHS).

Ruas jalan yang menghubungkan antarprovinsi Banten dan Jawa Barat itu memiliki daya tarik sendiri, karena topografinya pegunungan dan perbukitan dengan panorama alam yang indah dan mempesona.

Bahkan, ruas jalan itu juga berdiri lokasi-lokasi untuk berswafoto dan istirahat bersama keluarga.

Pemandangan jalan melintasi TNGHS memberikan kenangan tersendiri, karena alamnya hutan lebat juga cukup asri dan hijau.

Sebelumnya, kata dia, seksi pertama pembangunan jalan Cipanas - Citorek kurang lebih sepanjang 40 kilometer sudah baik dan layak dilintasi angkutan.

Selain itu juga Gubernur Banten juta kini tengah membangun jembatan Ciberang yang roboh akibat bencana alam di Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.

"Kami optimistis pembangunan jalan di kawasan bagian tengah Kabupaten Lebak itu dipastikan dapat mendorong pendapatan ekonomi masyarakat setempat juga mampu mengantisipasi kemiskinan ekstrem," katanya menjelaskan.

Menurut Ujang, pembangunan jalan di Provinsi Banten kini sepanjang 760 kilometer sudah baik dan sangat layak dilintasi berbagai jenis angkutan.

Ruas jalan 760 kilometer itu merupakan kewenangan provinsi dengan kontruksi sebagian besar betonisasi.

Pembangunan jalan tersebut menjadikan aksesibilitasi kemudahan transportasi untuk memasarkan produk komoditi pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan juga kerajinan dan hasil pelaku UMKM ke luar daerah.

Selama ini, kegiatan ekonomi masyarakat bisa dilakukan 24 jam, termasuk masyarakat yang berada di Banten bagian selatan.

Dengan membaiknya ruas jalan itu, kata dia, dipastikan dapat meningkatkan pendapatan domistik regional bruto (PDRB) juga pendapatan asli daerah ( PAD), " katanya menambahkan.

Sementara itu, masyarakat Kabupaten Lebak mengapresiasi Gubernur Banten Wahidin Halim yang merealisasikan pembangunan infrastruktur jalan sehingga akses kegiatan ekonomi daerah meningkat.

"Kami sekarang bisa menjual hasil alam ke luar daerah berjalan lancar karena kondisi jalan provinsi cukup baik dan terkoneksi dengan jalan tol ke wilayah Jabotabek, " kata Harun (40) warga Kabupaten Lebak.

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2021