Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten melalui Dinas Sosial 'launching' penyaluran bantuan sosial beras dari Pemerintah Pusat yang diperuntukkan bagi kelompok penerima program keluarga harapan (PKH) dan bantuan sosial tunai (BST) terdampak PPKM.

Launching atau penyaluran perdana bansos beras tersebut dilakukan secara serentak di delapan kabupaten/kota se-Provinsi Banten di Serang, Kamis.

Baca juga: Polisi Kalsel ungkap modus sabu-sabu dikemas plastik beras bansos
Baca juga: Menko Luhut minta agar vaksinasi dan bansos langsung dikasih ke masyarakat

Kepala Dinas Sosial (Kadinsos) Provinsi Banten Nurhana mengatakan, alokasi bansos beras dari Pemerintah Pusat untuk PKH dan BST di Banten sebanyak 11.213.980 kilogram atau 11 ribu ton lebih.

Bansos yang berasal dari cadangan beras pemerintah pusat tersebut diperuntukkan bagi jutaan masyarakat Banten penerima PKH dan BST.

Total penerima bansos beras di Provinsi Banten sebanyak 1.121.398 keluarga penerima manfaat (KPM) yang masing-masing akan mendapatkan 10 kg.

"Jumlah tersebut terdiri atas 336.146 KPM PKH dan 785.252 KPM BST," kata Nurhana.

Nurhana menjelaskan, percepatan penyaluran bansos beras dilakukan bekerja sama dengan Perum Bulog dan PT Pos Logistik Indonesia.

Menurutnya, ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden RI Joko Widodo dan selanjutnya ditindaklanjuti dengan arahan Gubernur Banten Wahidi Halim.

"Bapak Gubernur menginginkan agar bansos segera disalurkan kepada masyarakat penerima PKH dan BST yang terdampak PPKM," katanya.

Bansos beras tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam membantu masyarakat terdampak COVID-19 selama masa PPKM Darurat.

Plt. Sekretaris Dinsos Provinsi Banten Budi Darma Sumapradja menambahkan, launching bansos beras serentak dilakukan di delapan titik di kabupaten/kota se-Banten.

Adapun lokasinya seperti Kabupaten Pandeglang di Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Serang di Kecamatan Kramatwatu, Kabupaten Lebak di Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Tangerang: di Kecamatan Jayanti.

Kemudian, Kota Cilegon di Kecamatan Cilegon, Kota Serang di Kecamatan Taktakan, Kota Tangsel di Kecamatan Pamulang, dan Kota Tangerang di Kecamatan Tangerang.

"Untuk selanjutnya jadwal penyaluran lengkap dengan alokasi besaran jumlah beras yang akan disalurkan, akan disusun secepatnya," kata Budi.

Diketahui, Presiden RI Joko Widodo menginstruksikan penyaluran bansos beras PPKM.

Pada tahap awal, sebanyak 200 ribu ton beras disalurkan untuk 10 juta penerima PKH dan BST di seluruh Indonesia yang datanya dihimpun dari Kementerian Sosial.

Beras seberat 10 kg tersebut akan disalurkan oleh Perum Bulog mengingat jaringan Bulog terdapat di seluruh wilayah Indonesia.

Pewarta: Mulyana

Editor : Ridwan Chaidir


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2021