Pemerintah Kota Pariaman, Sumatera Barat mulai memprioritaskan vaksinasi COVID-19 untuk lanjut usia (lansia) usai pelaksanaan vaksin untuk tenaga kesehatan, anggota TNI, dan Polri di daerah itu.

"Untuk nakes, anggota TNI, dan Polri telah selesai, tinggal aparatur sipil negara namun dalam waktu berjalan ternyata kami harus memprioritaskan lansia," kata Pelaksana Tugas Kepala Dinas Kesehatan Kota Pariaman Nazifah di Pariaman, Kamis.

Baca juga: Vaksin COVID-19 sudah diterima 12.995.710 orang di Indonesia

Ia menjelaskan diprioritaskannya lansia untuk vaksinasi COVID-19 karena kelompok masyarakat tersebut rentan dengan gangguan kesehatannya sehingga dengan diberikannya vaksin maka imun tubuhnya dapat meningkat untuk melawan penyakit.

"Diawal-awalkan nakes dan pejabat yang didahulukan, namun ternyata lansia lebih rentan dari penyakit itu makanya diprioritaskan," tambahnya.

Ia menyebutkan realisasi vaksinasi untuk lansia di Kota Pariaman baru mencapai 1,03 persen dari 8.886 orang jumlah lansia di daerah itu.

Untuk meningkatkan capaian tersebut, pihaknya akan melaksanakan pencanangan vaksinasi lansia setelah Lebaran 2021.

"Nanti kami akan dibantu oleh Pemerintah Provinsi Sumbar dan UNICEF untuk membantu vaksinasi," katanya.

Ia mengatakan hingga sekarang ketersediaan vaksin di Pariaman tinggal sekitar tiga ribu dosis yang harus dihabiskan Juni.

"Habiskan vaksin yang tiga ribu ini dahulu, baru kami bisa mengambil vaksin lainnya ke provinsi," katanya.

Pihaknya menargetkan vaksinasi untuk lansia dapat diselesaikan Juni 2021 karena banyak pihak lainnya yang meminta jadwal vaksinasi COVID-19.





 

Pewarta: Altas Maulana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2021