Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah menyayangkan masih ada sasaran penerima vaksinasi COVID-19 dari kelompok pelayanan publik tak hadir setelah mendapatkan undangan.

Ia mendapatkan laporan jika beberapa peserta tak hadir saat pelaksanaan vaksinasi COVID-19, misalnya saja  pada Kamis, di GOR Dimyati yang  dikhususkan bagi pedagang.

"Lantas, hari ini kita siapkan delapan ribu dosis. Jika masih ada sisa karena peserta tak hadir maka kita gabung datanya dan laksanakan kembali esok (Sabtu)," kata Wali Kota Tangerang Arief R Wismansyah di Puspemkot Tangerang, Jumat.

Peristiwa serupa juga terjadi pada Kamis di Terminal Poris,  hanya sebagian  supir angkutan umum  yang hadir untuk mengikuti vaksinasi.

Wali Kota menegaskan, jika seluruh peserta hadir saat kegiatan vaksinasi sejak awal dilaksanakan hari Kamis (25/2) maka dosis yang diberikan pemerintah pusat sebanyak 26.300 dosis habis terpakai. "Karena masih ada kita siapkan kegiatan selanjutnya," katanya menegaskan.

Wali Kota juga mengingatkan kepada seluruh pihak yang telah mengikuti kegiatan vaksinasi COVID-19 untuk tetap menjaga protokol kesehatan dalam aktivitasnya.

Kemudian kepada masyarakat lainnya yang belum mendapatkan undangan kegiatan vaksinasi maka akan disiapkan pada tahap selanjutnya karena Pemkot Tangerang sudah mengajukan permohonan kepada Kementerian Kesehatan.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kota Tangerang Agus Henra menuturkan pelaksanaan vaksinasi Jumat ini berjalan lancar  dibagi ke dalam tiga lokasi yakni Puspemkot Tangerang, Gedung MUI, dan Kantor Kodim 05/06 Tangerang.

Untuk di Gedung MUI dan Puspemkot Tangerang pesertanya adalah atlet, pegawai perbankan, pegawai lapas, pegawai Taspen, BPN, Telkom, pegawai bank pemerintah, dosen dan guru, hingga petugas PUPR dan lingkungan hidup. Totalnya terdapat delapan ribu lebih peserta.

"Seperti pelaksanaan sebelumnya, Dinkes sudah membuat lajur sehingga tak ada antrean. Kita lakukan pengaturan agar tidak menumpuk dan saat ini berjalan lancar," kata Agus di Puspemkot Tangerang.

 

Pewarta: Achmad Irfan

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2021