Sebanyak 15 unit rumah dan satu pondok pesantren di Desa Cisampih Banjarsari, Kabupaten Lebak, Banten rusak ringan dan berat diterjang angin puting beliung.

"Beruntung, bencana itu tidak menimbulkan korban jiwa," kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten Nana Suryana di Posko Kedaruratan Mitigasi di Villa Hejo Kiara Payung, Panggarangan, Lebak, Kamis.

Baca juga: Cegah COVID-19, Lebak imbau anggota ormas tak ke luar daerah

Petugas kebencanaan dan relawan melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Angin puting beliung yang terjadi 14.45 WIB itu mengakibatkan 15 rumah warga mengalami kerusakan kategori sedang, ringan dan berat.

Bencana angin puting beliung juga menimpa sebuah pondok pesantren dan mengalami kerusakan sedang.

"Semua rumah dan pesantren yang diterjang puting beliung itu milik warga Desa Cisampih, Kecamatan Banjarsari," ujarnya.

Menurut dia, saat ini warga yang terdampak bencana angin puting beliung sudah kembali ke rumah masing-masing.

Petugas kebencanaan, relawan dan masyarakat bergotong royong memperbaiki rumah dan pesantren yang diterjang angin puting beliung tersebut. Kebanyakan kerusakan rumah warga tersebut di bagian genteng.

Ia mengatakan rumah warga yang roboh dipastikan akan diajukan untuk perbaikan kepada pemerintah daerah. "Kami minta warga waspada angin puting beliung dan bisa ditandai dengan terjadinya awan hitam dengan intensitas curah hujan ringan," katanya.

Sementara itu, sejumlah warga mengatakan bahwa mereka yang terdampak angin puting beliung awalnya sempat panik karena angin cukup kencang selama beberapa menit hingga genteng berjatuhan. Namun, beruntung kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

"Kami merasa lega setelah rumahnya diperbaiki karena banyak genteng berjatuhan," kata Maman (45) warga Desa Cisampih Kabupaten Lebak.

Pewarta: Mansyur suryana

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020