Teofimo Lopez Jr. sukses menyatukan gelar juara tunju kelas ringan super (super lightweight) dari empat versi setelah menang angka mutlak atas
Vasiliy Lomachenko dalam unifikasi gelar di MGM Grand Conference Center Las Vegas, Minggu WIB.

Dalam partai unifikasi itu, Lopez Jr. tampil amat dominan sehingga ketiga juri menilai ia unggul dengan skor 116-112, 119-109 dan 117-113.

Baca juga: Mike Tyson lepaskan rekor juara dunia termuda

Dengan kemenangan ini Lopez, pemegang gelar IBF, menyatukan gelar WBA, WBO dan WBC yang sebelumnya dipegang Lomachenko.

"Sudah waktunya bagi generasi baru untuk tampil dan inilah waktunya bagi saya untuk memimpin jalan bagi semua orang," kata Lopez seperti dikutip CBS Sports.

Lopez belum pernah mengalami kekalahan dan mencatatkan 16 kemenangan, 12 di antaranya melalui Knock Out (KO).

Lopez yang berusia 23 tahun terlihat unggul dalam stamina dan kecepatan dari Lomachenko (32 tahun) yang kedodoran setelah istirahat selama 14 bulan. Menurut CompuBox, Lopez mengungguli Lomachenko dengan selisih pukulan 183 berbanding 141.

"Sejujurnya, saya hanya berupaya untuk terus menekan dia, itu saja yang harus saya lakukan. Gunakan jab dan jangan pernah memberinya kesempatan untuk melakukan set up," kata Lopez.

"Setiap kali dia ingin melontarkan pukulan, saya punya sesuatu untuk mematahkan momentumnya. Dia absen selama 14 bulan dan saya tahu dia butuh waktu lama untuk mengejar ketinggalan."

Lopez menjadi petarung pertama di era empat sabuk yang menjadi juara kelas ringan super di seluruh versi. Dengan tubuhnya yang masih tumbuh, dia tidak yakin setelah pertarungan ke mana tepatnya dia akan bertanding selanjutnya.

"Bawa saya ke 140 pounds atau saya bisa pergi melawan Devin Haney (juara kelas ringan versi WBC) jika mereka menginginkannya," kata Lopez.
 

Pewarta: Dadan Ramdani

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020