Pasien positif terinfeksi COVID-19 di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta, bertambah dua kasus baru, sehingga total menjadi 87 orang.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati di Kulon Progo, Kamis mengatakan dua pasien positif COVID-19 itu adalah KP-86, yakni seorang laki-laki umur 18 tahun warga Kecamatan/Kapanewon Temon yang baru datang dari Depok (Jawa Barat) dan KP-87 adalah laki-laki berumur 39 tahun, warga Temon, memiliki riwayat perjalanan dari Surabaya (Jawa Timur).

"Hari ini ada penambahan dua kasus baru, yakni KP-86 yang diisolasi di Rumah Singgah Teratai dan KP-88 dirawat di RSUD Wates," kata Baning.

Ia mengatakan perbedaan isolasi di Rumah Singgah Teratai dan RSUD Wates, yakni isolasi RSUD Wates merupakan rumah sakit rujukan untuk pasien positif dengan gejala sedang hingga berat yang membutuhkan perawatan medis. Sementara di Rumah Singgah Teratai untuk mengisolasi orang yang positif tanpa gejala atau gejala sangat ringan yang tidak membutuhkan perawatan medis, namun perlu pengawasan.

"Saat ini, kami sedang mengupayakan penambahan ruangan di Rumah Singgah Teratai. Hal ini mengantisipasi kenaikan kasus positif COVID-19," katanya.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Kulon Progo, hingga saat ini kasus pasien positif COVID-19 di Kulon Progo sebanyak 87 orang dengan rincian 41 orang masih dalam perawatan, 44 pasien sudah dinyatakan sembuh dan dua orang meninggal dunia.

"Hari ini ada satu pasien yang sembuh, yakni KP-49 dari warga Kecamatan/Kapanewon Sentolo," katanya.

Selain itu, data perkembangan kasus positif COVID-19 di setiap kecamatan dengan tingkat kasus, yakni Kecamatan Lendah dan Pengasih masing-masing 17 orang, Sentolo 16 orang, Temon 13 orang, Galur sembilan orang, Wates tujuh orang, Panjatan dan Nanggulan masing-masing tiga orang, dan Kokap satu orang.

Ada dua kecamatan yang hingga saat ini belum terdapat kasus pasien positif COVID-19 atau masih zona hijau, yakni Girimulyo dan Kalibawang.

"Namun demikian, kami tetap mengimbau kepada masyarakat untuk tetap mematuhi protokol kesehatan, jangan sampai lengah, dan selalu memakai masker," katanya.

Pewarta: Sutarmi

Editor : Sambas


COPYRIGHT © ANTARA News Banten 2020