Rekawan DKI Lampung: Masih ada waktu serahkan kajian ke Jokowi

Rekawan DKI Lampung: Masih ada waktu serahkan kajian ke Jokowi

Dekkarasi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Lampung (Antara Lampung/Agus Wira Sukarta) (Antara Lampung/Agus Wira Sukarta)

Bandarlampung (ANTARA) - Deputi Publikasi dan Kampanye Tim Relawan DKI Lampung Muzzamil  menyatakan masih optimistis memiliki waktu untuk menyerahkan kajian pemindahan ibu kota DKI Jakarta ke Lampung Timur terkait  kabar viral calon lokasi ibu kota negara baru di Kalimantan.

Muzzamil dalam keterangan tertulisnya di Bandarlampung, Kamis, mengatakan kalau dirinya masih optimistis selaku pejuang pengusulan kajian ilmiah kesiapan dan kelayakan bentang spasial kawasan timur Lampung sebagai alternatif calon lokasi ibu kota pusat pemerintahan negara RI pengganti DKI Jakarta.

"Presiden Joko Widodo dalam berbagai kesempatan senantiasa menyerukan bangsa Indonesia bangsa yang besar, karenanya harus selalu optimis, optimis, optimis. Allah tidak tidur," ujar Muzzamil, relawan pemenangan paslon petahana Ir H Joko Widodo - Prof Dr (HC) KH Ma'ruf Amin pada Pilpres 2019, Kasatgas Opini Publik Bravo-5 Lampung itu.

Waktu tersisa, ujar dia, masih ada untuk menyerahkan hasil kajian DKI Lampung kepada Presiden Joko Widodo. Baik itu formal oleh Pemprov Lampung.

Ia berharap bersama Pemprov se-Sumatera dan Jawa, maupun informal pihaknya lewat berbagai jalur komunikasi, korespondensi, dan suasana kebatinan kepala negara.

Mantan aktivis gerakan reformasi 1998 ini menyebutkan, Tim Relawan DKI Lampung, masih berharap banyak kajian DKI Lampung tersebut nantinya, dengan secara seksama dan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya menjadi bahan pertimbangan Presiden.

Hal ini, Muzzamil beralasan, mengingat sepertinya Kementerian PPN/Bappenas RI telah "menutup pintu" dengan menyatakan bahwa kajian pemindahan ibu kota negara telah rampung 100 persen.

Baca juga: Wali Kota Bandarlampung dukung Lampung jadi Ibu Kota RI

Baca juga: Rektor dan elemen masyarakat dukung Lampung jadi Ibu Kota RI


Baca juga: Jangan lupakan aspek sosial-budaya saat pindah ibu kota

"Menjadi bagian bakti dan tugas sejarah kami menuntaskan perjuangan ini pada Ibu Pertiwi, sampai saat Presiden Jokowi final memutuskan penetapan lokasinya, apakah dalam konvensi Sidang Paripurna DPR RI 16 Agustus 2019 nanti seperti sinyal Menteri PUPR Basuki Hadimuljono atau saat upacara HUT RI ke-74 di Istana Negara," tegasnya, mendampingi Ketua Harian Tim Relawan DKI Lampung Dr Andi Desfiandi.

Terpisah, didampingi oleh Deputi Mobilisasi, Jaringan dan Surveylance Ahmad Muslimin serta Deputi Kesekretariatan-Manajerial Dedi Rohman, Sekretaris Tim Relawan DKI Lampung Ary Meizari Alfian MBA melakukan anjau silau (silaturahmi) ke kantor LKBN Antara Biro Lampung, Jl Abdi Negara, Telukbetung Bandarlampung, Kamis siang.

Selain berdiskusi, Ary menyosialisasikan progres kaji tindak strategis pascadeklarasi DKI Lampung dengan Kepala Biro LKBN Antara Lampung Hisar Sitanggang dan para jajaran, diantaranya jurnalis narasumber FGD DKI Lampung I Emersia 15 Agustus 2017 Budisantoso Budiman.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor: Ganet Dirgantara
COPYRIGHT © ANTARA 2019