Motif kain tradisional ini dijadikan desain BSG Debit

Motif kain tradisional ini dijadikan desain BSG Debit

Dirut Bank SulutGo Jeffry Dendeng didampingi Kepala Divisi Coorporate Sekretary (Corsec), Sandra Rogi saat jumpa pers peluncuran BSG Debit di Manado, Sabtu

Manado (ANTARA) - PT Bank Pembangunan Daerah (BPD) Sulawesi Utara dan Gorontalo (SulutGo) mengangkat kearifan lokal dalam desain kartu BSG Debit yang baru diluncurkan ini.

"Kami mengambil tema desain yakni kain bentenan dan kain kerawang yang mewakili provinsi Sulut dan Gorontalo," kata Direktur Utama PT Bank SulutGo Jeffry Dendeng di Manado, Sabtu.

Jeffry mengatakan desain kain kerawang mengangkat kearifan lokal masyarakat Gorontalo, yang merupakan pemegang saham di Bank SulutGo, pada BSG debit gold.

Sedangkan BSG debit silver, katanya, mengangkat desain kain bentenan yang menggambarkan kehidupan masyarakat Minahasa tempo dulu.

"Dengan desain ini diharapkan masyarakat Sulut dan Gorontalo akan bangga memegang kartu BSG Debit tersebut," katanya.

Peluncuran BSG debit ini, katanya, sebuah langkah maju yang ditunjukkan Bank SulutGo, sehingga mampu menyamai bank umum lainnya.

BSG debit, katanya, akan memudahkan masyarakat untuk berbelanja, semua mesin yang berlogo GPN.

Ia menjelaskan Kartu debit juga, katanya, memungkinkan untuk penarikan uang tunai secara instan, karena dapat bertindak sebagai kartu ATM untuk penarikan tunai.

Dengan BSG Digital, katanya, akan mendukung program Gerakan Nasionan Non Tunai (GNNT) dari BI.

Baca juga: Bank SulutGo bukukan laba Rp260 miliar
Baca juga: Ingin belajar, Bank SulutGo ajukan kuota KUR Rp20 miliar tahun ini
Baca juga: Tak mau terdilusi, Pemprov Gorontalo tambah modal di Bank Sulutgo Rp7,5 miliar
Pewarta : Nancy Lynda Tigauw
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2019