Walikota Jambi diskusi penataan kawasan perkotaan di WCSMF

Walikota Jambi diskusi penataan kawasan perkotaan di WCSMF

Wali Kota Jambi Dr Syarif Fasha ME, (baris depan nomor 2 dari kanan) bersama 74 Wali Kota dunia lainnya dalam acara World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) di Kota Medellin, Kolombia. pada forum itu Wali Kota Jambi lakukan diskusi tentang penataan kawasan-kawasan perkotaan. (Antara/HO/Ist)

Jambi (ANTARA) - Wali Kota Jambi, Dr. Syarif Fasha ME mendapat kehormatan melakukan diskusi tentang penataan kawasan perkotaan dan isu global lainnya dalam pertemuan bersama 74 Wali Kota lainnya di dunia yang diundang dalam acara World Cities Summit Mayors Forum (WCSMF) 2019 di Medellin, Kolombia.

“Ya benar, dari tanggal 10 hingga 14 Juli 2019, Syarif fasha akan turut hadir dalam high-level event, dalam acara itu akan dibahas best practice tentang penataan kawasan-kawasan perkotaan, kawasan kumuh yang diubah menjadi kawasan eco wisata dan kawasan terpadu. Selain itu, Walikota Jambi juga direncanakan akan melakukan pertemuan bilateral dengan para wali kota dunia lainnya," kata Kabag Humas Kota Jambi, Abu Bakar di Jambi, Minggu.

Forum tersebut merupakan forum yang sangat penting dan berharga untuk mendapatkan gagasan dari para Pemimpin Kota di seluruh dunia terkait pemahaman yang lebih baik untuk pembangunan kota yang berkelanjutan, serta melakukan perencanaan dan pengembangan masalah perkotaan.

Dia menambahkan, keikutsertaan Wali Kota Jambi dalam forum itu, merupakan sebuah prestasi yang membanggakan, karena kota Jambi masuk 74 kota penting di dunia dalam forum WCSMF tersebut.

Baca juga: Jambi paparkan "kota cerdas" di hadapan delegasi Australia

Dalam forum itu, Wali kota Jambi juga akan bicara tentang program unggulan dibidang pemberdayaan dan partisipasi masyarakat, kampung bantar dan bangkit berdaya yang telah menjadi role model.

Menurut Abu Bakar, program bangkit berdaya turut menarik perhatian dunia, karena program prestisius itu telah menjadi role model dunia yang membawa kota itu meraih penghargaan internasional karena sukses menggerakan partisipasi masyarakat perkotaan dalam pembangunan.

"Bangkit berdaya menarik untuk diangkat dalam forum dunia karena inovasi bangkit berdaya itu diakui mampu menjadi solusi pemberdayaan masyarakat dalam pembangunan perkotaan,” jelasnya.

Sementara itu, Wali Kota Jambi, Syarif Fasha melalui pesan singkatnya mengatakan, kehadirannya di WCSMF tersebut akan membicarakan best practice penataan kawasan-kawasan perkotaan.

"Disini kami berdiskusi terkait bagaimana penataan kawasan-kawasan kumuh dan kawasan yang diubah menjadi kawasan eco wisata maupun kawasan yang terpadu nantinya. Nah, Kota Jambi menyampaikan kondisi kawasan kumuh yang sudah disulap melalui program kampung bantar, bangkit berdaya, maupun program kota kumuh yang dibantu oleh pemerintah pusat,” kata Syarif melalui pesan singkatnya.

Kehadiran Kota Jambi dalam forum dunia tersebut, diharapkan dapat bermanfaat dalam menerapkan solusi penataan kawasan kota Jambi ke depan.

Baca juga: Program lansia Kota Jambi diapresiasi pemerintah pusat
 
Pewarta : Muhammad Hanapi
Editor: Hendra Agusta
COPYRIGHT © ANTARA 2019