KNPI konsolidasikan pemuda Indonesia kolaborasi dengan Jokowi-Ma'ruf

KNPI konsolidasikan pemuda Indonesia kolaborasi dengan Jokowi-Ma'ruf

Rapat Kerja Nasional (Rakernas) KNPI untuk kepengurusan periode 2018-2021. (Megapolitan.antaranews.com/Foto: istimewa)

Depok (ANTARA) - Dewan Pimpinan Pusat Komite Nasional Pemuda Indonesia (DPP KNPI) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) pertama untuk kepengurusan periode 2018-2021 yang merupakan ajang konsolidasi organisasi kepemudaan Indonesia untuk berkolaborasi dengan pemerintahan Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Pertama-tama kami DPP KNPI mengucapkan selamat kepada pasangan capres Jokowi-Ma'ruf yang menang sesuai dengan putusan MK. Sebagai anak muda maka kami tidak merayakannya dengan selebrasi akan tetapi dengan mengadakan konsolidasi pemuda seluruh Indonesia untuk memberi masukan berupa program dan kegiatan yang dapat berkolaborasi dengan visi nawacita pasangan Jokowi-Ma'ruf," kata Ketua Umum DPP KNPI Noer Fajrieansyah dalam keterangan tertulisnya, Minggu.

Pada rakernas yang bertemakan "Indonesia Satu Tak Terbagi" ini juga menggelar 2 sesi diskusi publik yaitu "Pemuda dan Industri" serta "Pemuda dan Strategi Penguatan Ketahanan Sistem Informasi".

Baca juga: KNPI siap menjadi fasilitator rekonsiliasi

Baca juga: KNPI tegaskan Pancasila sudah final

Baca juga: KNPI siap menjadi garda terdepan program pemerintahan Jokowi


Diskusi tersebut menghadirkan berbagai narasumber dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Kemneterian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Koperasi (Kemenkop), Humas Polri serta Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo.

Sekjen DPP KNPI Addin Jauharuddin menyatakan Rakernas ini merupakan momentum untuk menyatukan visi dan misi pemuda Indonesia untuk dapat berkarya dan berkolaborasi dengan pemerintahan terpilih di 2019-2024.

"Di KNPI ini semua anak muda kumpul, jangankan hanya pendukung 01 dan 02 tetapi anak muda dari lintas agama, lintas partai dan profesi juga kumpul disini. Disini semua sepakat proses demokrasi sudah selesai saatnya kita berkumpul, berkolaborasi dan berkreasi untuk Indonesia satu yang tak terbagi," tegasnya.
Pewarta : Feru Lantara
Editor: Kunto Wibisono
COPYRIGHT © ANTARA 2019