Prajurit Korem 042/Gapu gelar shalat ghaib untuk mantan KSAD

Prajurit Korem 042/Gapu gelar shalat ghaib untuk mantan KSAD

Korem 042/Gapu menggelar shalat ghaib dan doa bersama untuk jenazah Mantan KSAD, Jenderal TNI (Purn) George Toisutta di Masjid Makorem, Rabu (12/6). (Foto/Penrem 042/Gapu)

Jambi (ANTARA) - Ratusan prajurit Korem 042/Gapu berserta jajaran menggelar shalat ghaib dan doa bersama untuk almarhum  mantan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI (Purn) George Toisutta di Masjid Makorem Garuda Putih, Jambi, Rabu.

Kapenrem 042/Gapu Mayor Inf Firdaus, di Jambi Rabu mengatakan, selain shalat ghaib dan doa bersama juga dilakukan pengibaran bendera setengah tiang dimulai pada Rabu 12 Juni hingga 18 Juni 2019 dan itu sesuai perintah dari pimpinan TNI AD.

Dalam rangka memberikan penghormatan terakhir kepada almarhum Jenderal TNI (Purn) George Toisutta, Korem 042/Gapu beserta jajaran selama sepekan ke depan atau mulai hari ini sampai dengan 18 Juni diwajibkan mengibarkan bendera setengah tiang sebagai wujud belasungkawa.

Pengibaran bendera setengah tiang secara serentak dilakukan di seluruh jajaran Kodim, Koramil serta Sat/Balakrem yang ada di wilayah Korem 042/Gapu Jambi.

Menurut Firdaus, sebagai seorang yang pernah memimpin Angkatan Darat sudah selayaknya TNI memberikan penghormatan kepada almarhum George Toisutta yang meninggal di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta  Rabu (12/6)/pukul 05.26 WIB.

Jenazah almarhum George Toissuta akan diterbangkan ke Makassar untuk disemayamkan di rumah duka keluarga almarhum di Jalan Rutan No. 80 Gunung Sari, Makassar dan akan dimakamkan di TPU Dadi Kota Makassar.

George Toisutta merupakan lulusan Akmil tahun 1976 dan dia pernah menjabat Pangkostrad sejak 2007 hingga 2009 hingga kariernya lalu melonjak dan menjadi KASAD era Presiden SBY tahun 2009-2011.

Baca juga: Rumah duka almarhum George Toisutta dipadati pelayat.
Baca juga: Wagub kirimkan doa untuk almarhum Jenderal (Purn) George Toisutta
Baca juga: Mantan KSAD George Toisutta meninggal dunia


 
Pewarta : Nanang Mairiadi dan Dodi Sauptra
Editor: Budi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2019