Babel perketat distribusi dan awasi harga sembako

Babel perketat distribusi dan awasi harga sembako

Sekretaris Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ahmad Damiri (Babel.antaranews.com/ Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memperketat distribusi dan awasi sembako, guna memastikan ketersediaan kebutuhan pokok cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menyambut Hari Raya Idul Fitri 1440 Hijriyah.

"Saat ini stok cukup dan harga sembako masih stabil," kata Sekretaris Satgas Pangan Provinsi Kepulauan Babel, Ahmad Damiri di Pangkalpinang, Senin.

Selain mengoptimalkan pengawasan, Satgas Pangan juga mengintesifkan koordinasi dengan pemerintah kabupaten/kota mengingat permintaan kebutuhan pokok masyarakat seperti gula pasir, minyak goreng, tepung, beras dan lainnya sudah mengalami peningkatan yang cukup tinggi untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri.

"Jangan sampai ada komoditas yang mengalami kenaikan tinggi, karena stok kebutuhan masyarakat menipis," ujarnya.

Menurut dia meski ada larangan truk bermuatan sembako masuk dalam kawasan pasar moderen dan tradisional menjelang lebaran tahun ini, namun distribusi sembako ke pusat pusat berbelanjaan tersebut masih berjalan lancar.

"Para pemilik barang sudah mensiasati untuk memasok barang kebutuhan pokok tersebut. Mereka melakukan penambahan sembako pada malam hari dimana kondisi pasar sudah sepi pengunjung," katanya.

Terkait tenaga kerja bongkar muat libur berkerja membongkar muatan kapal pada H-3 hingga H+3 lebaran, Damiri menegaskan tidak mempengaruhi ketersediaan sembako di masyarakat, karena sepekan menjelang lebaran pengusaha sudah memperbanyak stok.

"Jauh jauh hari, para distributor sembako ini sudah memasok kebutuhan pokok masyarakat, sehingga tidak ada masalah dengan liburnya TKBM di Pelabuhan Pangkalbalam," ujarnya. 

Baca juga: Amankan pasokan listrik lebaran, PLN Babel siagakan 779 personel

Baca juga: Polair Babel periksa alat keselamatan kapal angkutan Lebaran
Pewarta : Aprionis
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2019