Kapolda Jambi dampingi Gubernur pantau harga sembako di pasar

Kapolda Jambi dampingi Gubernur pantau harga sembako di pasar

Pedagang kebutuhan bahan pokok di pasar tardusinoanl Angso Duo Jambi (Antarajambi.com/Zukni)

Jambi (ANTARA) - Kapolda Jambi Irjen Pol Muchlis AS mendampingi Gubernur Jambi Fachrori Umar bersama Forkompinda meninjau dan memantau langsung perkembangan harga sembilan bahan pokok (sembako) yang ada di pasar tradisional Angso Duo Jambi maupun beberapa pasa tradisional lainnya yang ad di kota menjelang lebaran Idul Fitri 1440 H.

Untuk memastikan apakah ada terjadi lonjakan harga semabako atau bahan pokok lainnya di pasar tradisional di Kota Jambi, makam Kapolda bersama Gubernur Jambi mendatangi dan memeninta keterangan kepada pedagangan di pasar Angso Duo Jambi, Minggu.

Kapolda bersama Gubernur serta para Forkompida Jambi mendatangi pasar tradisional Angso Duo untuk berdialog dan memantau harga yang dijual para pedagang menjelang lebaran nanti dan hasil pantauan harga sembako masih stabil di pasar tradisional di Jambi.

Pihak Polda Jambi juga minta kepada para pedagang besar atau agen sambako maupun lainnya, agar tidak mengurangi pasokan ke Jambi khususnya tiga menjelang lebaran nanti, sehingga dengan pasokan yang cukup maka harga bisa tetap stabil.

Sementara itu tim Satuan tugas (Satgas) pangan Kepolisian daerah (Polda) Jambi melakukan inspeksi pendadak (sidak) ke beberapa pasar tradisional yang ada di Kota Jambi untuk memantau dan melihat lansung harga dan pasokan daging yang dijual pasar.

Kegiatan ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan harga daging ditingkat pedagang dan mengantisipasi penjualan daging oplosan pada pasar tradisional yang ada di Kota Jambi seperti pasar Angso Duo, Talang Bajar, Keluarga dan lainnya.

Tim satgas Polda sidak langsung ke penjual daging yang ada di Kota Jambi hal ini dilakukan agar mendapatkan pasti terkait harga dan permintaan konsumen terhadap daging menjelang lebaran tahun ini. Kemudian langkah ini juga sebagai upaya antisipasi adanya penjualan daging oplosan atau daging campuran antara daging segar dengan daging beku.

Tim juga memantau langsung kondisi daging yang dijual pedagang di Pasar Angso Duo Jambi serta beberapa pasar tradisional lainnya yang ada di Kota Jambi dimana biasanya mendekati perayaan hari raya Idul Fitri harga daging pasti merangkak naik dan diperkirakan akan berlangsung dalam beberapa hari ke depan.

Dari pantauan tim sartgas Polda Jambi tersebut kondisi harga daging segar masih dalam batas harga normal atau berkisar antara Rp120.000 per kilogram yang dijual para pedagang daging di beberapa pasar tradisional tersebut.

Apabila ditemukan masih terdapat penjual yang melakukan oplosan diharapkan lapora ke polisi agar anggota kepolisian akan langsung melakukan tindakan tegas sesuai dengan undang undang konsumen dengan hukuman penjara 5 tahun penjara.

Tim satgas pangan Polda Jambi juga akan terus berkoodinasi dengan para pemasok daging segar yang ada di Kota Jambi serta dengan intasi terkait lainnya agar bisa tetap menstabilkan harga daging sapi ditingkat pedagang di pasar tradisional yang ada di Kota Jambi terutama menjelang lebaran nanti ahar harga daging tidak melonjak tinggi dari harga saat ini.

 
Pewarta : Nanang Mairiadi
Editor: Masnun
COPYRIGHT © ANTARA 2019