Prancis sidangkan warga Inggris tersangka pembunuh produser film

Prancis sidangkan warga Inggris tersangka pembunuh produser film

Polisi Prancis berpatroli dekat Menara Eiffel di Paris saat hujan salju ketika musim dingin berlanjut di utara Prancis, Jumat (9/2/2018). (REUTERS/Gonzalo Fuentes)

Paris (ANTARA) - Dua puluh dua tahun sejak jasad produser film Prancis, Sophie Toscan du Plantier ditemukan di dekat rumah peristirahatannya di Irlandia, persidangan terhadap tersangka pembunuhnya, Ian Bailey, akan dimulai di Prancis, Senin.

Baik Bailey maupun pengacaranya tidak akan hadir dalam sidang, menurut para pengacaranya. Bailey, yang adalah warga negara Inggris, mengatakan tidak bersalah dan Mahkamah Agung Irlandia telah menyatakan bahwa dia tidak akan diekstradisi.

Toscan du Plantier, istri  Daniel sang produser film terkemuka yang pernah bekerja sama dengan para pembuat film terkenal  seperti Federico Fellini dan Ingmar Bergman, terbunuh ketika sedang berlibur di Schull, desa kecil di pesisir di barat daya Irlandia, pada Desember 1996.

Pembunuhan terhadapnya mengguncang Irlandia dan meninggalkan bayangan pada Schull, desa kecil yang indah dan terkenal sebagai tempat pelarian kaum ekspatriat bohemian asal Inggris, Prancis, dan Jerman.

Tim pengacara mengatakan kepribadian Bailey yang kasar serta pengakuannya, bahwa ia mempunyai informasi tentang pembunuhan tersebut, membuat sang wartawan dan penyair itu akhirnya dijadikan sebagai tersangka pembunuhan.

"Saya kira suatu kesalahan peradilan terbentang di depan kita. Ian Bailey telah dianggap bersalah selama 22 tahun terakhir," kata pengacara yang asal Prancis, Dominique Tricaud, kepada para wartawan di Paris.

"Dia menjengkelkan semua orang dan memang dia sendiri juga berperan menyebabkan dirinya dijadikan tersangka utama."  

"Tapi tidak diragukan bahwa Bailey tidak bersalah," dia menambahkan.

Berdasarkan Undang-Undang Prancis, seorang tersangka pembunuhan terhadap warga Prancis di luar wilayah hukum lain dapat diadili di Prancis.

Bailey ditangkap dua kali oleh Kepolisian Irlandia terkait kematian Toscan du Plantier, tetapi tidak pernah dituntut di sana.

Pengacara Irlandia Bailey, Frank Buttimer, mengatakan bahwa persidangan Prancis memperlihatkan negara itu kurang menghormati  pengadilan Irlandia.

"Apa yang sedang berlangsung itu sangat tidak adil," katanya.

Sumber: Reuters

Baca juga: Nice batalkan festival jazz setelah kasus Hari Bastille
Baca juga: Aktris Bardot ancam jadi warga Rusia jika Prancis "bunuh" Gajah
Pewarta : Maria D Andriana
Editor: Tia Mutiasari
COPYRIGHT © ANTARA 2019