Masjid-mushala-pesantren direnovasi PT Timah pada Ramadhan

Masjid-mushala-pesantren direnovasi PT Timah pada Ramadhan

Wali Kota Pangkalpinang, Maulan Aklil didampingi Direktur PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani secara simbolis menyerahkan santunan kepada 1.000 anak yatim piatu di Kota Pangkalpinang, Senin (20/5) malam. (FOTO ANTARA/Aprionis)

Pangkalpinang (ANTARA) - PT Timah Tbk menyalurkan dana merenovasi dan membedah empat masjid, mushala dan pesantren di Kota Pangkalpinang, Bangka Tengah dan Bangka Selatan, Provinsi Bangka Belitung, sebagai bantuan sosial perusahaan pada bulan suci Ramadhan 1440 Hijriyah.

"Mudah-mudahan bantuan ini dapat mempererat tali silahturahmi dan meningkatkan ketakwaan serta keimanan masyarakat," kata Direktur Utama PT Timah Tbk Mochtar Riza Pahlevi Tabrani di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan bantuan dana renovasi diberikan kepada pengurus Masjid Asy Syukur Kampung Opas Pangkalpinang sebesar Rp50.000.000, Mushollah Al Hasanah Desa Beluluk Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp10.000.000.

Selanjutnya, bantuan renovasi Pondok Pesantren Roudhotul MU'Alimin Desa Jelutung Kabupaten Bangka Tengah sebesar Rp15.000.000 dan Masjid Roudhatul Jannah Toboali Kabupaten Bangka Selatan sebesar Rp25.000.000.

"Semoga bantuan sosial ini memberikan berkah bagi PT Timah agar menjadi semakin baik lagi," katanya.

Pengurus Pondok Pesantren Roudhotul MU'Alimin Desa Jelutung, Rudi Hartono mengucapkan terima kasih dan semoga Allah SWT memberkahi PT Timah.

"Alhamdulillah, bantuan ini akan digunakan untuk merenovasi tempat berwudu' dan fasilitas pondok pesantren lainnya," katanya.

Menurut dia kondisi tempat berwudhu masjid di pondok pesantren kurang baik, sehingga perlu perbaikan agar anak-anak dan masyarakat dapat berwudu' dengan baik.

"Kami mendoakan PT Timah semakin baik dan lebih banyak lagi memberikan bantuan kepada masyarakat
di daerah ini," katanya. 

Baca juga: PT Timah kucurkan Rp100 juta beasiswa Tahfiz Quran Pangkalpinang

Baca juga: PT Timah santuni 1.000 anak yatim Muntok
Pewarta : Aprionis
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © ANTARA 2019