Karnaval Karawo dan Festival Danau Limboto masuk Agenda Nasional 2019

Karnaval Karawo dan Festival Danau Limboto masuk Agenda Nasional 2019

Sejumlah penari memperagakan tarian tradisional pada pembukaan Festival Pesona Danau Limboto di Kabupaten Gorontalo, Gorontalo, Kamis (20/9/2018). Festival tahunan dengan tema "Danau Limboto, Mutiara Gorontalo" tersebut untuk mempromosikan pariwisata dan budaya Gorontalo serta dalam rangka kampanye penyelamatan Danau Limboto yang masuk kategori kritis. (ANTARA FOTO/Adiwinata Solihin)

Gorontalo (ANTARA) -
Dua agenda pariwisata Provinsi Gorontalo, yakni Gorontalo Carnaval Karawo dan Festival Danau Limboto masuk dalam 100 kalender event pariwisata nasional tahun 2019.

Peluncuran Calender of Event Pesona Pariwisata Gorontalo 2019 digelar di Aula Sekolah Tinggi Pariwisata Bandung, Jawa Barat, Rabu ditandai dengan penekanan tombol video promosi wisata Gorontalo oleh Staf Ahli Menteri Bidang Ekonomi dan Kawasan Pariwisata Anang Sutoni, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

“Kami merasa bangga kalender pariwisata Gorontalo masuk dalam Top 100 Calender of Event Nasional. Kami dari Kementrian Pariwisata akan bersama sama dengan pemerintah daerah akan membangun pariwisata Gorontalo,” kata Anang.

Menurut dia, untuk bisa masuk 100 kegiatan pariwisata nasional, ada beberapa syarat yang harus dipenuhi oleh daerah. Salah satunya kegiatan tersebut rutin digelar selama tiga tahun berturut-turut dan memiliki dampak pertumbuhan industri pariwisata.

“Apakah kegiatan tersebut memiliki communication value, comercial value dan creative value,” imbuhnya.

Di tempat yang sama, Gubernur Gorontalo Rusli Habibie meminta agar peluncuran Calender Of Event tidak menjadi acara seremonial saja. Ia berharap jajaran Dinas Pariwisata Pemprov Gorontalo untuk belajar tentang pengelolaan destinasi wisata dari Jawa Barat.

“Saya tanya ke ibu kadis, apa alasannya dibikin di Jawa Barat? Kami ingin belajar pak jawabannya. Makanya saya setuju. Kita punya banyak potensi wisata alam namun belum cukup dikembangkan dengan baik,” jelas Rusli.

Melalui acara yang dihadiri oleh pengusaha dan pelaku pariwisata nasional dan mancanegara itu, gubernur mengajak kepada semua pihak untuk datang dan berinvestasi di daerah.

Potensi wisata laut seperti Olele, wisata hiu paus dan potensi alam sebagai ekowisata masih banyak yang bisa dikembangkan di Gorontalo.

Gorontalo Carnaval Karawo menurut rencana digelar pada 6 Oktober 2019 serta Festival Danau Limboto tanggal 21-25 September 2019.

Baca juga: Konsep "Nomadic Tourism" bakal diterapkan di Gorontalo

Baca juga: Gorontalo siap gelar empat agenda pariwisata Ramadhan
Pewarta : Debby H. Mano
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2019