Pemkab Belitung buka penerimaan tenaga PPPK

Pemkab Belitung buka penerimaan tenaga PPPK

Ilustrasi. Guru mengajar di dua kelas yang digabung dalam satu ruangan di SD 005 Singkep Selatan, Pulau Berhala, Lingga, Kepulauan Riau, Selasa (6/11/2018). ANTARA FOTO/Wahdi Septiawan/kye.

Tanjungpandan, Babel (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), mulai membuka penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) bagi tenaga honorer kategori 2 di daerah itu.

"Kami buka penerimaan mulai tanggal 8 hingga 16 Februari 2019. Pendaftaran mungkin nanti secara daring kami sedang pelajari petunjuk teknisnya dulu," kata Kasubag Pengadaan Badan Kepegawaian Dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Belitung, Irawan di Tanjungpandan, Babel, Minggu.

Ia menjelaskan berdasarkan data yang diterima dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi beberapa waktu lalu ada sebanyak 25 tenaga PPPK yang dibutuhkan yakni sembilan orang tenaga guru dan 16 orang tenaga penyuluh pertanian.

Saat ini, ujar dia, BKPSDM di daerah itu sedang melakukan konfirmasi atas daftar nama yang diterima itu kepada masing-masing dinas terkait berupa verifikasi data diri, instansi tempatnya bekerja, maupun status pendidikannya.

"Kalau tenaga guru klasifikasi pendidikannya wajib Strata 1 dan penyuluh pertanian klasifikasi pendidikannya SMK bidang pertanian," lanjutnya.

Menurut dia, dalam waktu dekat pihaknya akan segera mengumumkan mengenai teknis pendaftaran dan tahapan-tahapan seleksi penerimaan tenaga PPPK di daerah itu.

"Mungkin masih sama dengan sistem seleksi penerimaan CPNS (Calon Pegawai Negeri Sipil) kemarin tetapi kalau tesnya mungkin dengan CAT UNBK (computer assisted test Ujian Nasional Berbasis Komputer) di Pemda," katanya.

Baca juga: Pendaftaran lowongan PPPK untuk eks-honorer dimulai Jumat

Baca juga: Penerimaan PPPK penyuluh pertanian mulai 8 Februari 2019

Baca juga: Mendikbud : PPPK untuk isi kekurangan guru produktif


 
Pewarta : Ahmadi
Editor: Virna P Setyorini
COPYRIGHT © ANTARA 2019