Saham Unilever melonjak 3,11 persen saat Bursa Inggris ditutup naik

Saham Unilever melonjak 3,11 persen saat Bursa Inggris ditutup naik

Ilustrasi: Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto berbincang dengan CEO Unilever Global Paul Polman sebelum peresmian Kantor Pusat Unilever Indonesia di Green Office Park BSD City, Tangerang, Banten (ANTARA News/ Biro Humas Kemenperin)

London (ANTARA News) -  Saham-saham di Bursa Inggris ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat (19/10), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London naik 0,32 persen atau 22,81 poin, menjadi 7.049,80 poin.

Reckitt Benckiser Group, perusahaan barang konsumen multinasional Inggris, melonjak 3,76 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau blue chips.

Diikuti oleh saham Glaxosmithkline dan Unilever, yang masing-masing meningkat 3,11 persen dan 3,11 persen.

Sementara itu, Easyjet, maskapai penerbangan berbiaya rendah, mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 6,32 persen.

Disusul oleh saham Evraz, perusahaan pembuat baja dan penambangan vertikal multinasional yang terintegrasi, merosot 5,32 persen, serta Ds Smith, perusahaan kemasan internasional terkemuka di Inggris, turun 4,65 persen. Demikian laporan yang dikutip dari Xinhua.

Baca juga: IHSG melemah jelang laporan kinerja emiten

 
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2018