Jakarta (ANTARA News) - Membeli mobil bekas menjadi salah satu pilihan bagi konsumen yang ingin memiliki kendaraan roda empat kendati berbekal budget yang terbatas.

Di setiap diler mobil bekas, hampir pasti ditemukan jenis kendaraan low MPV dari berbagai merek dengan harga yang beragam, tergantung tahun keluaran dan kondisi dari kendaraan tersebut.

Berdasarkan pantauan pada Minggu di Bursa Mobil Bekas WTC Mangga Dua, Jakarta Utara, terdapat sejumlah kendaraan Low MPV dan Medium MPV yang dijual di bawah Rp 100 juta. Berikut ulasannya.

Baca juga: Tips membeli mobil bekas bagi pemula

Avanza model pertama sampai 2010

Mobil besutan Toyota berjuluk "mobil sejuta umat" itu memang mudah ditemukan pada diler mobil bekas dengan harga di bawah Rp 100 juta untuk model pertama sampai tahun 2010.

"Kemarin kami lepas Avanza 2010 tipe G Rp 98juta," kata Indah pemilik diler mobil bekas Adonai Auto, Minggu, kemudian menambahkan bahwa Avanza tipe G bertransmisi matic tahun 2012 ke atas masih dihargai Rp 120juta sampai Rp130 juta, sedangkan model pertama 2004 bisa didapatkan sekira Rp 70-80 jutaan.

"Harga mengikuti tahun dan yang terpenting kondisi mobilnya," tambah dia.

Xenia model pertama sampai 2012

Calon konsumen dengan dana yang terbatas bisa menengok saudara kembar Avanza, Daihatsu Xenia, yang bisa didapatkan rata-rata seharga Rp 60juta - Rp 65juta untuk keluaran 2005 bertransmisi manual.

Sedangkan Xenia tahun 2010 sampai 2012 bisa ditemui dengan harga mulai Rp 80 juta sampai Rp 100 juta.

Baca juga: Penjual mobil bekas akan nikmati kenaikan pasar SUV tahun depan

Grand Livina 2007 sampai 2012

Nissan Grand Livina yang juga memuat tujuh penumpang dijual dengan harga yang lebih terjangkau untuk keluaran 2007 hingga 2012 dengan rentang Rp 70juta sampai Rp100 juta.

"Beberapa Grand Livina tahun 2012 memang masih ada yang dijual sampai Rp 115jutaan. Tapi kalau dinego atau 'harga teman' biasanya sudah dapat Rp100 juta untuk 2012 XV yang matic," kata Agus dari MD Auto Cars Mangga Dua.

Suzuki Ertiga generasi pertama

Low MPV dari Suzuki yang pertama kali meluncur pada 2012 umumnya masih dijual dengan harga Rp 115juta sampai Rp 130 juta untuk tipe tertinggi GX.

Namun Anda bisa menemukan Ertiga tipe GA atau GL manual dengan harga Rp 95juta sampai Rp100 juta, kendati cukup sulit mencarinya.

"Susah ya kalau Ertiga, saya pernah jual tipe GL Rp100juta tapi cuma satu kali itu. Sekarang yang tipe GA tahun 2012, ada tapi harganya Rp 105 juta," kata Agus.

Baca juga: Dapat VW Beetle, Jufri bangga bisa beli mobil bekas koruptor

Luxio dan Grand Max

Bagi Anda yang memiliki budget lebih minim, bisa menengok Low MPV bermodel boxi berpintu geser dari Daihatsu. Gran Max tipe MPV bisa didapatkan mulai Rp 60 juta sampai Rp 80 juta untuk tahun 2008 hingga 2012.

Sedangkan Daihatsu Luxio 2009 sampai 2013 dijual Rp 80 juta sampai 95 juta.

Nissan Evalia 2012-2013

Low MPV berpintu geser lainnya, Nissan Evalia, ditawarkan di gerai penjualan mobil bekas mulai Rp 87 juta sampai Rp 100 juta sesuai kondisi kendaraan.

"Nissan Evalia umumnya Rp 90 jutaan. Modelnya lebih trendy dibandingkan Luxio, kadang banyak ditemui pembeli yang cari Evalia untuk modifikasi atau substitusi dari Luxio," kata Ricky seorang tenaga penjual di Mangga Dua.

Nissan Serena

Mobil dari segmen medium MPV juga ada yang dijual di bawah Rp 100 juta, salah satunya adalah Nissan Serena.

Dengan biaya Rp 70an juta, Anda bisa membawa pulan Nissan Serena bermesin 2.000cc yang lebih bertenaga untuk tahun 2007-2008.

Serena tahun 2012 tipe biasa rata-rata dijual hingga Rp100 juta, sedangkan model Highway Star mencapai Rp 130 juta untuk tahun tersebut.

Kijang Innova 2004-2007

Toyota Kijang Innova keluaran 2004 sampai 2007 bisa didapatkan dengan rentang harga rata-rata Rp 80 juta sampai Rp 100 juta.

"Namun untuk tahun 2008 sampai 201 rata-rata Rp 105 juta sampai Rp 120 juta untuk tipe G, tergantung kondisi," kata Febri dari diler Garindo Mobil di Mangga Dua Jakarta Utara.

Baca juga: Alasan mengapa kredit mobil dan motor bekas tetap diminati
 
Pewarta:
Editor: Kunto Wibisono
Copyright © ANTARA 2018