"Contra flow" permanen akan diberlakukan Tol Cipali

Arsip. Pengendara memperlambat laju kendaraannya saat melintasi ruas jalan Tol Cipali-Palimanan (Cipali), di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (13/6/2018). Memasuki H-2 Hari Raya Idul Fitri 1439 H pemudik pengendara mobil yang melintasi ruas Tol Cipali menuju Cirebon mengalami peningkatan. (ANTARA FOTO/Risky Andrianto)

Cikopo, Jawa Barat (ANTARA News) - "Contra flow" permanen akan diberlakukan dari arah timur ke barat di jalan tol Cipali dan Cikampek untuk menghindari kemacetan padat saat puncak balik yang diperkirakan 19-20 Juni 2018.

"Mulai besok akan diberlakukan `contra flow` permanen di dua tol dan bisa saja kalau kemacetan makin parah maka diberlakukan satu arah di tol Cipali dan Cikampek menuju barat," kata Menhub Budi Karya kepada pers di Cikopo, Senin.

Hal itu disampaikan usai dirinya bertemu Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian membahas situasi arus mudik di jalan tol.

Dikatakan Menhub, sekalipun saat ini belum terjadi puncak balik namun dibeberapa kilometer jalan tol Cipali dan Cikampek sudah terjadi kemacetan cukup panjang, sehingga perlu diambil langkah penyelesaian.

Khusus untuk satu arah, Budi Karya mengatakan, akan diberlakukan situasional. Artinya, jika "contra flow" tetap macet maka diberlakukan satu arah.

"Tapi kalau cukup dengan solusi `contra flow` makan aturan satu arah dicabut," kata Budi Karya.

Menhub memperkirakan arus kendaraan menuju Jakarta dalam dua hingga tiga hari akan terus padat dan jika tidak diambil aturan "contra flow" kemacetan akan terjadi.

Dalam perjalanan menggunakan mobil dari Batang, Jawa Tengah, menuju Cikopo via tol Cipali, Menhub mengakui terjadi kepadatan di beberapa titik dan itupun sudah diberlakukan "contra flow" dan satu arah yang sifatnya situasional.

"Tadi saya lihat sendiri memang sudah terjadi kepadatan di tol Cipali, sehingga perlu diambil terobosan untuk hindari kemacetan panjang," kata dia.
Pewarta : Ahmad Wijaya
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018