Satu penumpang KM Sinar Bangun ditemukan tewas

Satu penumpang KM Sinar Bangun ditemukan tewas

Kapal KM Sinar Bangun dilaporkan tenggelam di perairan Danau Toba, antara Kecamatan Simanindo, Kabupaten Samosir dengan Desa Tigaras, Kecamatan Dolok Pardamean, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Senin (18/06/2018), sekitar pukul 17.30 WIB. Tiga korban berhasil diselamatkan dan dibawa ke Puskesmas Sipintuangin (ANTARA/Ist)

Simalungun, Sumut (ANTARA News) - Sejumlah 17 penumpang Kapal Motor (KM) Sinar Bangun yang tenggelam di perairan Danau Toba, Sumatera Utara, Senin, ditemukan selamat dan seorang tewas.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Kabupaten Simalungun Akmal Harif Siregar di Simalungun, Senin malam, mengatakan, kapal berbahan kayu yang diperkirakan membawa penumpang kira-kira 80 orang itu berlayar dari Pelabuhan Simanindo Kabupaten Samosir menuju Pelabuhan Tiga Ras Kabupaten Simalungun pada pukul 17.00 WIB.

Satu mil dari Pelabuhan Tiga Ras, kapal terbalik dan tenggelam akibat angin kencang yang melanda perairan Danau Toba disertai hujan deras.

Empat penumpang yang terdiri dari tiga orang selamat dan satu tewas, dievakuasi KMP Sumut I dan II ke Pelabuhan Tiga Ras.

Korban selamat itu adalah Muhammad Fitri (21) warga Indrapura, Kabupaten Batubara, Heri Nainggolan (23), warga Panei Tongah, Jamuda (17) warga Sibunga-bunga, dan Juita warga Serbelawan Kabupaten Simalungun.

Ketiganya dalam perawatan tim medis di puskesmas, sedangkan korban tewas berkelamin perempuan belum diketahui identitasnya.

Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Samosir Jalamar Sitanggang mengatakan, korban selamat yang dievakuasi ke Pelabuhan Simanindo berjumlah 14 orang melalui KMP Sumut.

Sebelas penumpang dirawat di Puskesmas Simarmata, tiga di RSUD Hadrianus Sinaga di Pangururan, dan sejauh ini belum ada menemukan yang tewas.

Kepala Satpol Pamong Praja kabupaten Samosir, Darwin Sihombing mengumumkan pembukaan posko informasi bagi warga yang kehilangan anggota keluarga.

(KR-WRS/I023)
Pewarta : Warsito
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2018