Polres Bangka selatan perketat pengamanan wihara

Polres Bangka selatan perketat pengamanan wihara

Sejumlah umat Budha membawa Api Dhamma setelah prosesi pengambilan dari sumber Api Abadi Mrapen di desa Manggarmas, Godong, Grobogan, Jawa Tengah, Jawa Tengah, Minggu (27/5/2018). Prosesi pengambilan api Dhamma atau api abadi yang kemudian disemayamkan di Candi Mendut dan akan dibawa menuju altar utama di Candi Borobudur pada puncak prosesi tersebut merupakan rangkaian dari ritual jelang hari raya Waisak 2562 BE/2018. (ANTARA FOTO/Yusuf Nugroho)

Toboali (ANTARA News) - Kepolisian Resor Bangka Selatan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, memperketat pengamanan sejumlah wihara guna memberikan rasa aman kepada umat Budha yang beribadah merayakan Waisak.

"Kami mengerahkan 30 personel bersenjata lengkap untuk mengantisipasi gangguan keamanan di wihara," kata Kepala Bagian Operasional Polres Bangka Selatan Kompol Erlichson Pasaribu di Toboali, Kepulauan Bangka Belitung, Selasa.

Ia mengatakan sebanyak 30 orang personel bersenjata lengkap selalu siap dalam situasi apapun, sebagai upaya memberikan rasa aman kepada masyarakat yang beribadah memperingati Waisak .

"Kami menempatkan personel di wihara ini bukan untuk membuat takut masyarakat, akan tetapi kami ingin menyampaikan bahwa hadirnya polisi di tengah-tengah warga untuk memberikan rasa aman dan damai kepada masyarakat yang sedang melaksanakan ibadah," ujarnya.

Menurut dia, pengamanan ibadah Hari Raya Waisak hanya difokuskan di Kecamatan Toboali, karena merupakan pusat berlangsungnya ibadah Waisak.

"Hingga saat ini keamanan berjalan dengan baik, kondusif, tertib dan lancar," katanya.

Namun demikian, pihaknya mengimbau seluruh komponen masyarakat yang ada di wilayah hukum Polres Bangka Selatan untuk sama-sama menjaga situasi kamtibmas yang ada saat ini tetap kondusif.

"Marilah sama-sama kita jaga situasi yang ada saat ini, karena amannya suatu wilayah akan mendukung pemerintah dalam melakukan percepatan pembangunan," katanya.
Pewarta : Kasmono
Editor: AA Ariwibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2018