Kapolri pantau langsung penanggulangan letusan Gunung Semeru

Kapolri pantau langsung penanggulangan letusan Gunung Semeru

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo di di Surabaya, Jawa Timur, Senin (6/12/2021), ANTARA/HO-Divisi Humas Polri

Jakarta (ANTARA) - Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo terbang langsung ke Lumajang, Jawa Timur, melihat proses penanggulangan bencana alam awan panas guguran Gunung Semeru (3676 mdpl) oleh anggota Polri, Senin.

Sigit bakal meninjau langsung masyarakat yang menjadi korban letusan Gunung Semeru, serta memberikan pengarahan kepada jajaran Polri.

"Ya (meninjau langsung korban dan memberikan pengarahan ke anggota terkait erupsi Gunung Merapi)," kata Sigit, dikutip dalam keterangan Divisi Humas Polri.

Kapolri telah menerbitkan surat perintah nomor: Sprin/XII/OPS.2./2021 untuk menggelar operasi kemanusiaan Aman Nusa II dalam rangka menanggulangi bencana alam erupsi Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur.

Sigit mengungkapkan, Sprin tersebut dikeluarkan sebagai bentuk komitmen dari Polri yang selalu berada di garis terdepan dan responsif dalam membantu masyarakat yang menjadi korban bencana alam.

Segala unsur kekuatan terbaik yang dimiliki Polri dikerahkan untuk membantu warga yang menjadi korban letusan Gunung Semeru, ujarnya.

"Seluruh sarana dan prasarana kami maksimalkan guna meringankan beban masyarakat," ucap Sigit menambahkan.

Baca juga: Korban jiwa erupsi Semeru jadi 14 orang dan 56 orang terluka

Baca juga: TNI AU kerahkan puluhan prajurit membantu korban letusan Gunung Semeru


Terpisah, Kepala Divisi Humas Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo ditemui di Mabes Polri mengatakan Polri tengah fokus dalam penanganan awan panas guguran Gunung Semeru.

Ia menyebutkan, Kapolri telah memerintahkan 1.117 personel Brimob dari Kelapa Dua Depok, dibantu Brimob Polda Jawa Timur, Jawa Tengah dan Jawa Barat untuk persiapan membantu proses evakuasi, proses penyaluran bantuan sosial, maupun proses penanganan rehabilitasi yang ada di Kabupaten Lumajang.

"Selain itu, Polri juga menurunkan anjing K9, ada 6 anjing pelacak dengan 12 pawangnya, yang hari ini diberangkatkan ke Lumajang dalam rangka untuk mengendus, karena diduga masih ada beberapa korban yang belum ditemukan di lokasi bencana," tutur Dedi.

Dalam Operasi Aman Nusa II ini, kata Dedi, Polri mencoba membantu penanggulangan bencana erupsi Gunung Semeru, berkolaborasi dan bersinergi dengan aparat setempat guna mempercepat temuan korban yang masih dicari.

Polri juga menurunkan dapur lapangan untuk membantu di sentra-sentra masyarakat yang mengungsi.

Baca juga: (Round Up) - Gunung Semeru bergolak

Kemudian Tim DVI Rumah Sakit Bhayangkara Polri juga diturunkan ke lokasi bencana awan panas guguran Gunung Semeru dalam rangka membantu proses identifikasi korban yang ada.

"Ini yang menjadi fokus kami hari ini dan kami akan langsung meninjau proses mitigasi penanganan letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang yang telah dilaksanakan di tingkat wilayah," kata Dedi.
Pewarta : Laily Rahmawaty
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021