Menko Luhut: 9 perusahaan mancanegara bakal investasi di KIPI Kaltara

Menko Luhut: 9 perusahaan mancanegara bakal investasi di KIPI Kaltara

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan di Tanjung Selor, Bulungan, Kalimantan Utara, Kamis (2/12). ANTARA/Dinas KISP Provinsi Kaltara.

Tarakan (ANTARA) - Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan bakal ada sembilan perusahaan dari mancanegara akan investasi di Kawasan Industri Pelabuhan Internasional (KIPI) Tana Kuning - Mangkupadi, Bulungan, Kalimantan Utara.

"Nanti ada sembilan perusahaan dari mancanegara yang akan investasi Kawasan Industri Pelabuhan Internasional," kata Menko Luhut Pandjaitan di Tanjung Selor, Kalimantan Utara (Kaltara), Kamis.

Dia ungkapkan investor yang ingin ikut berperan aktif membangun Proyek KIPI maupun PLTA bakal diterima.

"Kita cari mana yang duluan investor ke Proyek KIPI dan PLTA, maka langsung ada duitnya, jadi jangan hanya bercakap-cakap saja," kata Menko Luhut.

Baca juga: Luhut ungkap proyek kawasan industri hijau terbesar dunia di Kaltara

Menko Luhut juga mengatakan hasil rapat bersama Gubernur Kaltara, Bupati Bulungan, dan Ketua DPRD Provinsi Kaltara dan Kabupaten Bulungan akan dilaporkan kepada Presiden Joko Widodo.

"Kami diperintahkan Pak Presiden untuk melihat persiapan ground breaking Tana-Kuning dan Insya Allah hari ini saya juga akan pergi ke Bali bertemu langsung Pak Presiden dan kita berharap semua rangkaian acara tanggal 16 Desember berjalan dengan lancar," kata Menko Luhut.

Kemudian terkait energi pendukung mega Proyek KIPI Tana Kuning Mangkupadi, Menko Luhut mengatakan, Proyek Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Kayan di Kecamatan Peso juga akan dibangun tahun ini.

"Ya proyek itu (PLTA) Kayan, sedang berproses, saat ini kita pakai energi tambang batubara dan solar panel sambil menunggu juga konstruksi pembangunan dari hydro power," kata Menko Luhut.

Baca juga: Luhut undang investor kembangkan pelabuhan Indonesia

 
Pewarta : Susylo Asmalyah
Editor: Risbiani Fardaniah
COPYRIGHT © ANTARA 2021