BMKG Manggarai catat 579.150 sambaran petir selama Oktober 2021

BMKG Manggarai catat 579.150 sambaran petir selama Oktober 2021

Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai Decky Irmawan. ANTARA/Ho-Decky Irmawan.

Manggarai Barat, NTT (ANTARA) - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai, Nusa Tenggara Timur, mencatat terjadi 579.150 kali sambaran petir selama periode Oktober 2021.

"Selama periode Oktober, sambaran petir selama 16 hari kejadian dengan total sambaran 579.150 kali dan rata-rata 14,2 kali per menit. Itu erjadi di wilayah Manggarai, Manggarai Barat dan Bajawa," kata Kepala Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai, Decky Irmawan ketika dihubungi dari Labuan Bajo,  Manggarai Barat, Jumat.

Dia mengatakan 80 persen sambaran petir merupakan sambaran Inter Cloud (IC) dengan sambaran maksimum terjadi sebanyak 17.459 kali. Petir dalam awan (Inter Cloud/IC) ialah petir yang terjadi antara pusat-pusat muatan yang berlawanan pada awan yang sama.

Baca juga: BMKG: Manggarai Barat daerah bercurah hujan sangat tinggi di November

Selain petir jenis IC, ada pula beberapa tipe petir menurut sambarannya, yakni petir awan ke tanah (cloud to ground/CG), petir awan ke awan (cloud to cloud), dan petir awan ke udara (cloud to air).

Dari semua tipe petir tersebut, tipe petir CG merupakan petir yang paling berbahaya dan merusak, karena berasal dari pusat muatan yang lebih rendah dan mengalirkan muatan negatif ke tanah.

Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega Manggarai mencatat kerusakan barang elektronik terjadi pada 30 Oktober 2021, di antaranya kerusakan barang elektronik akibat petir +CG di Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega, kerusakan barang elektronik akibat petir -CG di UPBU dan AIRNAV Frans Sales Lega, dan kerusakan barang elektronik akibat petir +CG di daerah PongLao.

Baca juga: BMKG: Sepanjang Oktober, 82.396 sambaran petir terjadi di Sumba-NTT

Decky menjelaskan memasuki periode musim hujan, kejadian hujan cenderung terjadi pada siang hingga sore hari.

Oleh karena itu masyarakat di wilayah Manggarai dan sekitarnya perlu mewaspadai dampak yang ditimbulkan oleh curah hujan yang dapat disertai petir dan angin kencang dengan durasi yang singkat yang terbentuk dari awan Cumulonimbus (CB).

Decky pun mengingatkan masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan agar dapat menyesuaikan kegiatannya dengan waktu-waktu terjadinya potensi cuaca yang signifikan.

Baca juga: BMKG: Waspadai hujan disertai petir di NTT sepekan ke depan

"Apabila dalam beraktivitas tersebut mengalami kondisi cuaca dimaksud, segeralah mencari tempat berteduh yang aman diantaranya dengan tidak berlindung di bawah pohon, menjauhi kolam renang, tempat terbuka dan tiang listrik," imbau Decky.

BMKG pun mengajak masyarakat untuk mendapatkan informasi cuaca terkini di wilayah Manggarai dan sekitarnya melalui aplikasi infoBMKG dan nomor operasional Stasiun Meteorologi Frans Sales Lega 081282736939.

Baca juga: BMKG minta warga Sikka NTT waspada longsor akibat curah hujan tinggi
Pewarta : Fransiska Mariana Nuka
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021