Mahfud himpun banyak masukan dalam kunjungan di tapal batas Natuna

Mahfud himpun banyak masukan dalam kunjungan di tapal batas Natuna

Menko Polhukam Mahfud MD saat tiba di markas Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) XXIII, Pulau Sekatung, Rabu (24/11/2021). ANTARA/HO-Humas Kemenko Polhukam.

Jakarta (ANTARA) -
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD menghimpun berbagai masukan dan persoalan yang ada di perbatasan negara bagian utara, khususnya perairan Natuna, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
 
"Banyak yang kami peroleh, pertama tentang situasi di daerah terluar, Alhamdulillah terpelihara, tentu kami dapat masukan untuk perbaikan-perbaikan," ujar Mahfud usai gelar beberapa pertemuan di markas Satuan Tugas Pengamanan Pulau Terluar (Satgas Pamputer) XXIII, Pulau Sekatung, Rabu.
 
Mahfud yang juga Ketua Pengarah Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) didampingi Menteri dalam Negeri Tito Karnavian sebagai Kepala BNPP, Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I, Panglima Armada (Pangkoarmada) I, Gubernur Kepri dan Bupati Natuna, menegaskan bahwa sesuai arahan presiden akan terus merawat dan mempertahankan habis-habisan wilayah NKRI.
 
Bersama Satgas Pamputer, Mahfud MD menyempatkan meninjau beberapa fasilitas prajurit yang bertugas di Pulau terdepan tersebut.

Baca juga: Mahfud ingatkan jangan sampai pulau terluar lepas dari Indonesia

Baca juga: Mendagri dukung percepatan pembangunan daerah perbatasan Natuna
 
Selain itu, di Pulau Laut yang tak jauh dari Pulau Sekatung ini, Mahfud mengendarai sepeda motor, berkeliling menyambangi fasilitas kesehatan masyarakat dan berdialog dengan masyarakat di Kantor Camat Pulau Laut.
 
"Kami mendapat info tentang pengelolaan, terkait perlunya infrastruktur dan sebagainya untuk ditambah, tapi sekaligus kami dengar dari masyarakat dan koordinasi dengan pemerintah setempat tentang tugas membangun daerah mana yang dilakukan oleh Camat, mana yang dilakukan oleh Bupati, mana yang dilakukan oleh Gubernur, BNPP, atau pemerintah pusat," tutur Mahfud dalam siaran persnya.
 
Mahfud kembali menegaskan, kehadirannya di perairan Natuna adalah salah satu upaya dalam merealisasikan komitmen Presiden Jokowi, yaitu menghadirkan negara di wilayah terluar atau wilayah terdepan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
 
"Saya bersama Mendagri beserta rombongan hadir disini sebagai pengemban mandat pengelola perbatasan. Natuna ini banyak pulau terluar, bagian dari area yang harus kami kelola dan jaga di BNPP," kata mantan Menteri Pertahanan tersebut.

Dalam kesempatan ini, Mahfud memberikan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Natuna yang menjalankan vaksinasi dengan sangat baik, hingga pelosok sampai Pulau terluar.
 
"Saya mau ucapkan terima kasih kepada bupati, BNPP, Danlanud, terima kasih sudah melayani kami disini. Terima kasih kepada Pangkogabwilhan I, Pangko Armada Armada I, Bupati, Sekda juga wakil Gubernur sudah ikut dengan kami ke pulau-pulau luar, serta terima kasih kepada TNI dan Polri yang bertugas selama acara berlangsung," tutur Mahfud.

Baca juga: Pemerintah lakukan penguatan pertahanan di Laut Natuna
 
Di perairan Natuna, Mahfud menyempatkan diri mengelilingi Pulau Sekatung dan Pulau Laut serta memantau hasil pembangunan melalui udara.
 
Dalam kesempatan yang sama, Kepala BNPP yang juga Menteri Dalam Negeri, Tito Karnavian menegaskan pemerintah akan terus melakukan penguatan pembangunan, di pulau-pulau terluar Indonesia, termasuk di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.
 
"Prinsipnya kami hadir untuk penguatan pembangunan disana, penguatan ekonomi, di pulau terluar Kepulauan Riau. Nanti kembali ke Jakarta, kami akan bergerak dengan langkah-langkah lanjutan, untuk kita sampaikan kepada Pak Bupati, perwakilan dari Provinsi, mana yang menjadi bagian dari masing-masing stakeholder, kami akan koordinasikan lintas kementerian dan lembaga," ujar Tito menambahkan.
Pewarta : Syaiful Hakim
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021