El Salvador rencanakan 'Kota Bitcoin' pertama

El Salvador rencanakan 'Kota Bitcoin' pertama

Spanduk bertuliskan "Kami menerima Bitcoin, gratis, cepat dan tanpa penularan" terlihat di sebuah warung di Pantai Punta Roca di La Libertad, El Salvador, April 2021. ANTARA/Reuters/as.

San Salvador (ANTARA) - El Salvador berencana untuk membangun "Kota Bitcoin" pertama di dunia, yang pada awalnya akan didanai dengan obligasi bitcoin, kata Presiden Nayib Bukele pada Sabtu.

Hal tersebut mencerminkan peningkatan kepercayaan negara Amerika Tengah itu terhadap bitcoin yang merupakan mata uang kripto.

Saat berbicara dalam sebuah acara untuk menutup pekan promosi bitcoin di El Salvador, Presiden Bukele mengatakan bahwa kota yang rencananya akan terletak di bagian timur negara itu akan mendapatkan pasokan energinya dari gunung berapi dan tak akan memungut pajak apapun kecuali pajak nilai tambah atau VAT.

"Kita akan mulai pendanaan pada 2022, obligasi akan tersedia pada 2022," kata Bukele yang disambut sorakan hadirin di acara itu.

Sementara itu, petugas kepala strategi dari penyedia teknologi blockchain Blockstream, yang berbicara di acara tersebut bersama Bukele, mengatakan bahwa awalnya El Salvador akan mengeluarkan obligasi sebesar 1 miliar dolar yang didukung oleh bitcoin untuk mulai mengumpulkan dana yang direncanakan untuk kota itu.

Pada September lalu El Salvador menjadi negara pertama yang mengadopsi Bitcoin sebagai alat tukar legal.

Sumber: Reuters
Baca juga: El Salvador tambah 25 juta dolar Bitcoin ke kas negara
Baca juga: Penggunaan bitcoin El Salvador tumbuh, namun masalah teknis tetap ada
Baca juga: Penggunaan bitcoin di El Salvador tersandung "gagap teknologi"
Pewarta : Aria Cindyara
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021