Musdaprov KNPI Sumbar memantik semangat penyatuan pemuda

Musdaprov KNPI Sumbar memantik semangat penyatuan pemuda

Ketua KNPI Sumbar Fadly Amran (tenga) diapit oleh dua Ketua Umum DPP KNPI, dalam kegiatam Musdaprov di Padang, Senin (8/11). ANTARA/HO-KNPI

Padang (ANTARA) - Musyawarah Daerah Provinsi (Musdaprov) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sumatera Barat (Sumbar) menjadi momen untuk memantik semangat penyatuan para pemuda mulai dari tingkat pusat hingga daerah.

Salah satu faktor adalah hadirnya dua Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Pusat (DPP) KNPI dari dua versi kongres yakni Noer Fajriaensyah, dan Raden Andreas.

"Inilah momen yang baik untuk menyatukan kembali para pemuda secara nasional dengan satu tujuan yakni memajukan bangsa," kata Ketua KNPI Sumbar periode 2018-2021 Fadly Amran, di Padang, Senin.

Ia mengatakan hadirnya dua Ketum DPP KNPI yang berbeda kongres itu merupakan sinyal positif bagi penyatuan KNPI, mulai dari tingkat pusat, provinsi, maupun kabupaten atau kota.

Baca juga: KNPI imbau dimunculkannya "iklim politik sehat" di Pemilu 2024

Diketahui Noer Fajriaensyah merupakan Ketua Umum DPP KNPI hasil Kongres Bogor pada 2018 yang mengantongi SK Menkumham, sedangkan Raden Andreas adalah ketua umum hasil kongres Lombok pada 2021.

"Untuk persatuan pemuda secara nasional ini baik," kata Fadly yang segera mengakhiri masa jabatan sebagai Ketua KNPI Sumbar.

Sementara untuk gelaran Musda KNPI Sumbar, ia berharap bisa memunculkan kader-kader terbaik dan berproses sebagai calon Ketua KNPI provinsi periode 2021-2024.

Semangat penyatuan organisasi itu juga kembali ditegaskan oleh Ketua Majelis Pemuda Indonesia (MPI) Sumbar Defika Yufiandra, selaku pembina KNPI di tingkat provinsi.

"Pemuda harus tetap bersatu dalam wadah KNPI, jangan terpecah-pecah hanya demi kepentingan individu atau kelompok semata," jelasnya.

Ia mengatakan di tengah kondisi pandemi COVID-19 saat ini pemuda harusnya merapatkan barisan, bersama-sama memulihkan kondisi bangsa.

Defika yang sehari-hari berprofesi sebagai pengacara itu menegaskan tindakan memecah-belah KNPI tidak sesuai dengan semangat di ranah Minangkabau yang mengutamakan musyawarah serta mufakat.

Sementara itu Ketum DPP KNPI Raden Andreas saat diberikan waktu berbicara di acara Musda KNPI Sumbar mengatakan semangat penyatuan KNPI bisa dimulai dari Sumbar.

Wakil Gubernur Sumbar Audy Joinaldy saat membuka Musdaprov KNPI Sumbar secara virtual dari Papua juga mengapresiasi pelaksanaan Musdaporov sebagai ajang penguatan kepemimpinan pemuda di Sumbar.

"Undang-undang dengan jelas dan tegas telah menyatakan pemuda bagian dari kekuatan bangsa, maka KNPI sebagai organisasi yang menaungi organisasi kepemudaan (OKP) harus solid dan satu barisan," katanya. 

Baca juga: KNPI sebut eksistensi pemuda dalam kepentingan politik belum maksimal
Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Tasrief Tarmizi
COPYRIGHT © ANTARA 2021