Turap longsor di Srengseng Sawah diperbaiki petugas gabungan

Turap longsor di Srengseng Sawah diperbaiki petugas gabungan

Petugas gabungan dari Suku Dinas Sumber Daya Air dan PPSU memperbaiki turap sepanjang 25 meter yang longsor di kawasan rumah warga di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Kamis (4/11/2021). ANTARA/Sihol Hasugian

Jakarta (ANTARA) - Petugas gabungan dari Suku Dinas Sumber Daya Air dan PPSU memperbaiki turap longsor sepanjang 25 meter di Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Rabu (3/11) sore.

Camat Jagakarsa, Alamsyah mengatakan turap yang berada di belakang salah satu rumah warga tersebut longsor lantaran curah hujan tinggi melanda wilayahnya pada Rabu (3/11).

"Sekarang lagi kolaborasi penanganan tanah longsor. Jadi, sedang ditangani tim kolaborasi. Hanya turap kali yang longsor ke bawah. Jadi, karena air hujan deras, dia longsor," kata dia saat dikonfirmasi di Jakarta, Kamis.

Alamsyah mengatakan, tidak ada korban jiwa maupun luka akibat longsornya turap tersebut karena lokasi berada di lahan kosong.

Adapun turap yang longsor merupakan pembatas antara kali dengan belakang rumah salah satu warga setempat.

Salah satu petugas dari Suku Dinas SDA Jagakarsa mengatakan bahwa saat ini pihaknya hanya melakukan perbaikan sementara, yang nantinya akan dilakukan betonisasi untuk memperkuat turap tersebut.

"Penanganan sementara pakai dolken. Kalau petugas mungkin ada sekitar 20 orang yang bekerja" katanya saat ditemui di lokasi.

Untuk mengantisipasi peristiwa serupa, Camat Jagakarsa Alamsyah pun mengimbau warga setempat terutama mereka yang berada di bantaran kali untuk tidak membangun fasilitas apa pun di pinggir Kali.

"Karena dari sekian kejadian itu rata-rata yang longsor itu pasti pondasi turap digunakan untuk pondasi rumah yang suka jadi masalah," katanya.

Ia menambahkan, jika turap itu aman dari beban yang lain maka Insya Allah tidak longsor.

Baca juga: Longsor turap Jagakarsa dipicu saluran cuci piring warung
Baca juga: Terdapat 11 lokasi tanah longsor akibat banjir di Jaktim
Pewarta : Sihol Mulatua Hasugian
Editor: Edy Sujatmiko
COPYRIGHT © ANTARA 2021