Kesadaran masyarakat Jakbar ikut vaksin sudah tinggi saat PPKM Level 2

Kesadaran masyarakat Jakbar ikut vaksin sudah tinggi saat PPKM Level 2

Sekertaris Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah bersama Danramil 01/Taman Sari, Mayor Inf Zulkarnaen Galib saat ditemui di vihara Dharma Bhakti, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat, Jumat (22/10/2021). ANTARA/Walda Marison/aa.

Jakarta (ANTARA) - Pemerintah Kota Jakarta Barat menilai tingkat kesadaran masyarakat untuk mengikuti vaksinasi sudah tinggi, terutama saat Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 2.

Hal tersebut dikarenakan syarat surat vaksin sudah diberlakukan untuk setiap kegiatan umum di tengah masyarakat.

Baca juga: 876 PMKS dan PKL sudah divaksin di Kantor Wali Kota Jakbar

"Sekarang sudah menjadi kebutuhan-kebutuhan, masyarakat sudah semakin mengetahui manfaatnya," kata Sekretaris Kota Jakarta Barat Iin Mutmainnah saat ditemui di kawasan Glodok, Jumat.

Beberapa kegiatan yang mengharuskan warga memiliki surat vaksin seperti masuk ke dalam pusat perbelanjaan, perkantoran, sekolah bahkan hingga transportasi umum.

Selain itu, kesadaran warga untuk taat kepada ketentuan protokol kesehatan pun semakin tinggi. Hal tersebut terlihat dari menurunnya jumlah kasus di beberapa kecamatan.

Termasuk Kecamatan Taman Sari yang saat ini tidak mengalami penambahan kasus COVID-19 selama beberapa hari terakhir.

Walau demikian, Pemkot Jakarta Barat dipastikan tidak akan kendur mengimbau dan mengawasi penerapan protokol kesehatan di tengah masyarakat.

Pengawas melalui Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jakarta Barat tetap dilakukan guna mengawasi aktivitas warga di luar ataupun di dalam perkantoran.

Baca juga: Di Jakarta Barat ada satu kecamatan zona hijau

"Tentunya dengan PPKM yang semakin longgar jangan sampai dibarengi protokol kesehatan yang kendur," ujar Iin.

Iin berharap masyarakat tetap patuh kepada protokol kesehatan dan bagi yang belum tervaksin bisa mengikuti program vaksinasi massal yang digelar pemerintah.

Untuk diketahui, Wali Kota Jakarta Barat Yani Wahyu Purwoko mengatakan mayoritas masyarakat di Jakarta Barat sudah menerima vaksin tahap satu.

Berdasarkan data yang diterima, dari 2.588.822 orang sasaran penerima vaksin, sebanyak 77,15 persen sudah vaksin.

Yani mengingatkan, warga Jakarta Barat yang sudah terdata tapi belum divaksin agar segera mendatangi gerai vaksinsi massal untuk menerima suntikan vaksin dosis pertama.

"Semakin banyaknya warga yang divaksin maka kekebalan komunal semakin terbentuk, dampaknya kasus positif COVID-19 di Jakarta Barat akan semakin kecil," kata dia, Senin (18/10).

Baca juga: 74 persen warga Kembangan sudah divaksin dosis pertama

#ingatpesanibu
#sudahdivaksintetap3M
#vaksinmelindungikitasemua
Pewarta : Walda Marison
Editor: Taufik Ridwan
COPYRIGHT © ANTARA 2021