Dorong literasi maritim, Kemenko Marves-KKP bahas film "Samudra Loka"

Dorong literasi maritim, Kemenko Marves-KKP bahas film

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan (tengah) didampingi Kepala Bidang Pengelolaan Konservasi Perairan dan Pendayagunaan Pulau-Pulau Kecil Kemenko Marves Andreas Hutahaean (kanan) meninjau kawasan Pantai Mengiat Nusa Dua disela pembukaan kegiatan Youth Voice: Coral Reef Restoration ICRG (Indonesia Coral Reef Garden) di Badung, Bali, Rabu (19/8/2020). ANTARA FOTO/Fikri Yusuf/aww.

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) bersama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) mengelar resensi film "Samudra Loka" sebagai upaya mendorong literasi maritim.

Kegiatan yang digelar secara virtual, Minggu, itu merupakan bagian dari Pekan Literasi Maritim 2021 yang digelar dalam rangka peringatan Hari Maritim Nasional ke-57.

"Resensi film ini adalah salah satu bentuk bagaimana kita membicarakan mengenai sumber daya kelautan atau kemaritiman melalui suatu karya intelektual film, oleh karena itu tentu saja resensi film ini yang tujuannya kita dorong untuk mengubah suatu karya intelektual dalam bentuk apresiasi terhadap karya seni," kata Kepala Biro Komunikasi Kemenko Marves Andreas Dipi Patria dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu.

Baca juga: Kemenko Marves luncurkan film seri jaga kelestarian laut "Mangi-Mangi"

Andreas berharap kegiatan itu bisa memberikan pemahaman yang komprehensif atas maksud dan tujuan dibuatnya film serta menjadi salah satu sumber literasi tentang kemaritiman. Selain itu juga mengenalkan hal-hal yang mungkin tidak diketahui oleh publik tentang apa-apa saja yang menjadi aspek penting di bidang kemaritiman.

Sekretaris Ditjen Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan Hendra Yusran Siry menceritakan maksud dari film Samudra Loka.

"Film ini merupakan bagian atau rangkaian dari kegiatan yang kami lakukan dalam pemulihan ekonomi nasional. Di dalam kegiatan ini kami ingin mencoba menyampaikan pesan bahwa ada masyarakat yang terdampak dengan pandemi," jelas Hendra.

Baca juga: Kemenko Marves dorong Krakatau International Port pasang panel surya

Lebih lanjut, Hendra ingin memberikan gambaran tentang bagaimana pemerintah berupaya mengembalikan kondisi perekonomian Bali yang terpuruk selama pandemi.

"Kita bersama dengan Kemenko Marves melakukan kegiatan pemulihan ekonomi nasional dengan sistem padat karya jadi yang terdampak itu mereka yang biasanya bekerja di sektor pariwisata," tutupnya.

Ada pun Sutradara Samudra Loka Alif Steve menyampaikan harapan untuk generasi milenial agar bisa memahami soal kemaritiman lewat media film.

"Harapan saya film ini untuk generasi muda tentang knowledge kemaritiman itu sendiri, karena generasi muda sekarang belum paham dengan kemaritiman, melalui metode komunikasi film ini kita coba sampaikan agar lebih tersentuh," ujarnya.

Dalam rangkaian peringatan Hari Maritim Nasional, ada beberapa kegiatan yang dilaksanakan antara lain resensi film bertema kemaritiman, FGD budaya maritim, hingga pidato kenegaraan oleh Presiden Joko Widodo pada acara puncak pada tanggal 23 September 2021 mendatang.
 
Pewarta : Ade irma Junida
Editor: Budi Suyanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021