Saham China ditutup menguat ditopang sektor konsumen dan kesehatan

Saham China ditutup menguat ditopang sektor konsumen dan kesehatan

Seorang pria mengenakan masker terlihat di dalam gedung Bursa Efek Shanghai, saat wabah virus corona baru, di distrik keuangan Pudong di Shanghai, Cina, Jumat (28/2/2020). ANTARA/REUTERS/Aly Song/am.

Shanghai (ANTARA) - Saham-saham China ditutup lebih tinggi pada perdagangan Jumat menjelang liburan festival pertengahan musim gugur, berbalik menguat dari penurunan tajam sehari sebelumnya dengan saham konsumen dan kesehatan memimpin kenaikan.

Indeks Komposit Shanghai terdongkrak 0,19 persen atau 6,87 poin menjadi berakhir di 3.613,97 poin, setelah anjlok 1,34 persen atau 49,13 poin pada Kamis (16/9/2021).

Sementara itu, dilansir Reuters, indeks saham-saham unggulan CSI300 meningkat 1,00 persen atau 48,24 poin menjadi ditutup di 4.855,94 poin, setelah merosot 1,22 persen atau 59,62 poin di sesi sebelumnya.

Untuk minggu ini, Indeks Komposit Shanghai jatuh 2,31 persen dan indeks CSI300 anjlok 3,01 persen, penurunan mingguan terbesar untuk keduanya sejak 20 Agustus.

Sektor bahan pokok konsumen terangkat 2,31 persen menjelang liburan festival pertengahan musim gugur, di mana analis memperkirakan konsumsi akan meningkat.

Subindeks perawatan kesehatan melonjak 3,6 persen dengan Shanxi Securities memperkirakan sektor ini akan terus rebound.

Sementara, subindeks yang melacak saham-saham batu bara anjlok 6,2 persen, penurunan harian terbesar sejak Februari 2020.

Asosiasi industri batu bara terkemuka China meminta para penambang top pada Kamis (16/9/2021) untuk memastikan pasokan batu bara termal guna membantu menstabilkan harga yang melonjak, pada saat kementerian lingkungan mengatakan China berencana untuk memasukkan lebih banyak kota dalam kampanye polusi udara musim dingin 2021.

Investor membeli saat terjadi penurunan di sektor real estat yang babak belur, dan rebound 2,0 persen setelah jatuh selama tiga sesi berturut-turut karena krisis utang China Evergrande.

Goldman Sachs dan JPMorgan memperingatkan krisis Evergrande dapat menimbulkan risiko limpahan ke sektor properti China yang lebih luas.

Baca juga: Saham Australia berakhir lebih rendah, catat penurunan mingguan kedua
Baca juga: Bursa Jepang menguat terangkat kenaikan saham-saham pembuat chip
Baca juga: Saham China dibuka lebih rendah, indeks Shanghai tergerus 0,33 persen
Pewarta : Apep Suhendar
Editor: Kelik Dewanto
COPYRIGHT © ANTARA 2021