Gubernur Kalsel jajaki jalur kereta api hingga ke Brunei

Gubernur Kalsel jajaki jalur kereta api hingga ke Brunei

Infografis Peta jalur kereta api Kalimantan. ANTARA/HO-Kementerian Perhubungan/pri.

Banjarmasin (ANTARA) - Gubernur Kalimantan Selatan Sahbirin Noor menjajaki jalur kereta api yang akan menghubungkan Kalimantan hingga ke Brunei Darussalam.

Menurut Sahbirin Noor di Banjarmasin Sabtu, Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan terus berupaya memberikan pelayanan transportasi terbaik baik masyarakat, salah satunya adalah mengupayakan kehadiran kereta api di Banua.

Menurut Paman Birin sapaan akrab Sahbirin Noor, masyarakat sudah sangat merindukan kehadiran kereta api, karena diyakini akan membawa dampak positif bagi perekonomian Kalsel.

Sehingga, tambah dia, perlu usaha dan kerja keras dari semua pihak agar tujuan ini bisa segera terlaksana secepat-cepatnya.

Baca juga: Pemerintah pastikan pembangunan kereta api Kalimantan Tengah dilanjutkan

Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Selatan Rusdiansyah mengatakan, pada kegiatan zoom meeting semua kepala daerah menyatakan komitmen mendukung pembangunan jalur kereta api.

Menurut dia, zoom meeting ini merupakan awal pertemuan untuk pembicaraan serius terkait rencana pembangunan jalur kereta api, dan diharapkan akan bakal ada pertemuan-pertemuan selanjutnya terkait, presentasi jalur, mekanisme investasi dan lainya.

Disampaikan dia, pembangunan rel kereta api di Provinsi Kalimantan Selatan memerlukan anggaran sebesar Rp24 triliun.

"Untuk kajian pembangunan kereta api sudah selesai dan ada di Kementerian Perhubungan yang meliputi jalur Banjarmasin-Tanjung sepanjang 213 Kilometer," katanya.

Baca juga: DPD dukung rencana Rusia bangun infrastruktur kereta di Kalimantan

Menurut Rusdiansyah, nilai investasi sebesar Rp24 triliun merupakan investasi yang sangat besar, sehingga perencanaannya, harus benar-benar dikawal dengan baik.

Sebelumnya, pada Jumat (3/9) Gubernur Kalsel melakukan zoom meeting bersama para Gubernur Se Kalimantan dan dari perwakilan Brunei Darussalam, membahas perkembangan pembangunan Kalimantan termasuk rencana pembangunan kereta api.

Baca juga: Sahbirin optimistis transportasi kereta api Kalsel terwujud

Baca juga: Jaringan kereta api Kalimantan Barat mulai dibangun 2019
Pewarta : Ulul Maskuriah
Editor: Subagyo
COPYRIGHT © ANTARA 2021