Lima tanda penyakit yang wajib diperhatikan wanita

Lima tanda penyakit yang wajib diperhatikan wanita

Ilustrasi nyeri saat menstruasi (ANTARA/Shutterstock)

Jakarta (ANTARA) - Seorang wanita akan mengalami berbagai perubahan hormonal sepanjang hidupnya, akan tetapi beberapa di antaranya perlu ditangani lebih lanjut oleh ahli kesehatan.

Sakit saat menstruasi atau pembengkakan pada payudara terkadang dianggap sebagai hal yang normal, padahal gejala tersebut bisa saja merupakan tanda-tanda dari masalah kesehatan.

Baca juga: Persalinan normal pengaruhi kepuasan seksual?

Mengutip Indian Express pada Minggu, Dr. Vaishali Joshi, seorang dokter kandungan dan ginekolog senior di Rumah Sakit Kokilaben Ambani, India mengatakan ada lima tanda yang harus diperhatikan oleh para wanita untuk mendapat penangangan segera dari dokter kandungan.

Sakit saat menstruasi

Rasa sakit yang parah disebut juga dengan dismenorea. Jika sakit ini membuat seorang wanita sampai tidak bisa melakukan kegiatan maka harus segera berkonsultasi ke dokter.

Pemeriksaan klinis dengan sonografi panggul diperlukan sebelum pengobatan definitif ditawarkan.

Ketidaknyamanan atau rasa sakit pada vagina

Ini bisa terjadi karena banyak alasan atau faktor. Tetapi kemungkinan dikarenakan infeksi vagina, infeksi urin atau bisul di kulit dekat bibir vagina (vulva). Kadang-kadang gejalanya juga disertai dengan keputihan atau gatal-gatal.

Obat-obatan yang dijual bebas biasanya tidak bekerja secara maksimal dan diperlukan penanganan yang tepat dari dokter.

Baca juga: Delapan isu kesehatan yang harus diperhatikan wanita

Pendarahan setelah berhubungan seks atau pendarahan di antara periode menstruasi

Ini bisa menjadi tanda peringatan sexually transmitted infections (STI) atau disebut sebagai penyakit radang panggul atau kanker serviks atau infeksi.

Pemeriksaan visualisasi yang jelas dari organ genital bawah diperlukan bersama dengan tes khusus seperti tes Pap smear, tes Chlymadia untuk membuat diagnosis. STI dan kanker serviks dini (leher rahim) dapat diobati secara tuntas jika terdeteksi dini.

Mengompol atau kebocoran urin

Hal ini bisa terjadi saat batuk, bersin, berolahraga atau ketika seseorang memiliki keinginan yang kuat untuk buang air kecil dan terjadi sebelum mencapai toilet.

Selain mengompol ada juga yang dibarengi dengan kebocoran tinja berair atau gas yang tidak disengaja dari saluran belakang.

Masalah-masalah ini perlu dinilai lebih awal oleh seorang spesialis sehingga mendapat penanganan yang benar, perawatan pelatihan kandung kemih dapat dimulai untuk mencegah masalah kesehatan yang lebih besar.

Benjolan atau pembengkakan di payudara

Benjolan atau pembengkakan di payudara atau keluarnya cairan melalui puting harus ditanggapi dengan serius. Pemeriksaan klinis oleh dokter sangat penting agar dapat dilakukan pemeriksaan lebih lanjut dengan sonografi atau mamografi untuk memastikan sifat dari benjolan tersebut.

Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan pemeriksaan payudara sendiri setiap bulan oleh setiap wanita.

Baca juga: PCOS pengaruhi jerawat pada wanita

Baca juga: Seberapa besar usia pengaruhi kesuburan wanita?

Baca juga: Jaga kesehatan reproduksi dari remaja penting
Pewarta : Maria Cicilia
Editor: Ida Nurcahyani
COPYRIGHT © ANTARA 2021