SAR Gabungan temukan dua ABK KM United yang terbakar di Sergai

SAR Gabungan temukan dua ABK KM United yang terbakar di Sergai

Tim SAR Gabungan megevakuasi dua orang ABK Kapal KM United yang terbakar di perairan Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai. ANTARA/HO.

Medan (ANTARA) - Tim SAR Gabungan berhasil menemukan dua orang ABK Kapal KM United yang terbakar di perairan Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara.

"Kedua korban ditemukan masih di sekitar lokasi kapal yang terbakar dan dalam keadaan meninggal dunia tadi pagi sekitar pukul 10.00 WIB," kata Humas Kantor SAR Medan, Sariman Sitorus, dalam keterangan tertulis yang diterima pada Kamis.

Selanjutnya kedua korban dievakuasi bersama kapal nelayan, TNI AL, Basarnas, dan Polairud menuju Pelabuhan Belawan sore tadi sekitar pukul 16.30 WIB tiba di Dermaga Pelabuhan Belawan.

"Korban kemudian langsung diserahkan kepada pihak berwajib guna proses identifikasi lebih lanjut," ujar Sariman.

Baca juga: Satu ABK tewas dalam kebakaran kapal di Perairan Pulau Berhala Sumut

Baca juga: Kapal Ferry Gunsa 8 terbakar di perairan Sungsang


Sebelumnya, Kapal nelayan, KM United, terbakar di Perairan Pulau Berhala, Kabupaten Serdang Bedagai, Provinsi Sumatera Utara mengakibatkan satu anak buah kapal meninggal dunia.

Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (3/8), sekitar pukul 10.00 WIB. Kapal nelayan tersebut membawa 10 ABK, di mana tujuh orang selamat, satu orang meninggal dunia, dan dua orang lainnya dilaporkan hilang.

Identitas korban selamat, yakni Ilham (51), warga Belawan, Abdul Khoir Lase (28), warga Kampung Nelayan, Hotma Pasolian (32), warga Namoukur, Putra (23), warga Belawan, Syahrial (25), warga Kelurahan Nelayan Indah Belawan, Erikson Sitompul (45), warga Sei Mati Belawan, dan Dris Gunawan Harahap (32), warga Lorong 4 Umum Belawan.

Identitas korban meninggal dunia, yakni M. Ali Simanjuntak serta korban hilang Jhon dan Simatupang.*

Baca juga: Tim SAR Pangkalpinang selamatkan 86 penumpang kapal terbakar

Baca juga: Korban hilang kapal terbakar di Kepulauan Sula belum ditemukan
Pewarta : Munawar Mandailing
Editor: Erafzon Saptiyulda AS
COPYRIGHT © ANTARA 2021