Banjir di Jerman sebabkan 30 orang hilang

Banjir di Jerman sebabkan 30 orang hilang

Arsip foto - Sebuah tanda yang meminta orang-orang untuk memakai masker wajah pelindung terhadap penyakit virus corona (COVID-19) tegak di dekat sungai Rhine yang banjir ketika jalur air yang paling sering dikunjungi di Eropa meninggalkan tepiannya karena hujan lebat selama beberapa hari terakhir, di Koenigswinter dekat Bonn, Jerman, Rabu (3/2/2021). REUTERS/Wolfgang Rattay/RWA/sa.

Berlin (ANTARA) - Sekitar 30 orang hilang setelah banjir dan hujan lebat menyebabkan enam rumah di Negara Bagian Rhineland-Palatinate di Jerman ambruk, menurut lembaga penyiar SWR, Kamis.

Berkisar 25 rumah lainnya di distrik Schuld bei Adenau di wilayah Eiffel yang berbukit berisiko hancur, kata SWR, mengutip pihak kepolisian yang tak langsung bersedia komentar.

Dua petugas pemadam kebakaran tenggelam dan anggota militer dikerahkan pada Rabu untuk membantu warga yang terdampar, setelah sistem cuaca bertekanan rendah yang berjalan lambat menyebabkan banjir yang terjadi sekali dalam satu generasi.

Transportasi kereta api, darat dan sungai mengalami gangguan sehingga pengiriman ditangguhkan di sungai Rhine.

Badai hujan lebat diperkirakan akan melanda Jerman barat daya pada Kamis, dengan curah hujan yang terus mengguyur hingga Jumat malam, demikian peringatan German Weather Service dalam buletin pagi.

Sumber: Reuters
Baca juga: Banjir bandang di Jerman tewaskan sedikitnya lima orang
Baca juga: Banjir ancam Jerman Selatan
Baca juga: Satwa liar sembunyi di kandang di kebun binatang Jerman saat banjir
Pewarta : Asri Mayang Sari
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021