Pemkot Magelang siapkan RSUD Budi Rahayu jadi RS rujukan COVID-19

Pemkot Magelang siapkan RSUD Budi Rahayu jadi RS rujukan COVID-19

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz (kanan) meninjau RSUD Budi Rahayu yang akan dijadikan tempat rujukan penanganan pasien COVID-19 Kota Magelang, Rabu (14/7/2021). ANTARA/HO-Bagian Prokompim Pemkot Magelang/am.

Magelang (ANTARA) - Pemerintah Kota Magelang, Jawa Tengah, menyiapkan RSUD Budi Rahayu menjadi rumah sakit rujukan penanganan pasien COVID-19 di daerah itu guna mengantisipasi lonjakan jumlah pasien terinfeksi virus corona baru tersebut.

Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Magelang dr Intan Suryahati dalam keterangan tertulis di Magelang, Rabu, mengatakan pemanfaatan rumah sakit itu untuk menggantikan rumah sakit darurat di lapangan tenis "indoor" Moncer Serius yang sebelumnya difungsikan sebagai instalasi gawat darurat (IGD).

Baca juga: Penuh, IGD RSUD Tidar Magelang khusus COVID-19 ditutup

"IGD Darurat di Komplek Gelora Sanden kita pindahkan ke RS Budi Rahayu. Fungsinya tidak hanya IGD, tapi juga rawat inap, sehingga menjadi rumah sakit rujukan COVID-19," ujarnya.

Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Budi Rahayu berlokasi di Jalan Urip Sumoharjo Kota Magelang. Rumah sakit lainnya di daerah itu yang menangani pasien terinfeksi virus corona, antara lain RSUD Tidar, RST dr. Soedjono Magelang, RSJ Prof Dr Soeroyo Magelang, RS Harapan dan RS Lestari Raharja.

Intan menjelaskan untuk mendukung peranan sebagai RS rujukan pasien COVID-19, RSUD Budi Rahayu menambah 16 tempat tidur (TT). Sebelumnya kapasitas di bekas rumah sakit bersalin itu, 40 tempat tidur, sehingga saat ini total menjadi 56 tempat tidur.

Baca juga: Pemkot Magelang buka rumah sakit darurat tangani pasien COVID-19

"Yang sebelumnya karantina atau isolasi OTG (Orang Tanpa Gejala) di Budi Rahayu, kita pindahkan di tempat isolasi yang ada, di antaranya Hotel Borobudur, Hotel Safira, dan Poltekkes. Semoga dengan tambahan rumah sakit rujukan ini bisa menangani pasien Covid-19 yang kasusnya sampai saat ini masih cukup tinggi," katanya.

Wali Kota Magelang Muchamad Nur Aziz menyatakan pemanfaatan RSUD Budi Rahayu sebagai RS rujukan tersebut merupakan upaya pemkot melayani pasien COVID-19 sebaik mungkin dengan fasilitas yang baik pula.

Baca juga: 57 warga Desa Sriwedari Kabupaten Magelang terpapar COVID-19

Ia menyebut lonjakan kasus aktif COVID-19 di daerah setempat memang tinggi selama beberapa pekan terakhir sehingga RS rujukan yang ada sebelumnya tidak mampu lagi melayani pasien baru.

Pemkot Magelang bahkan sempat mendirikan rumah sakit darurat di lapangan "indoor" Moncer Serius di Komplek Gelora Sanden.

Baca juga: 170.000 lansia jadi sasaran vaksinasi COVID-19 Kabupaten Magelang

"Kita fungsikan RSUD Budi Rahayu ini menjadi rumah sakit rujukan untuk memaksimalkan perawatan penderita COVID-19," katanya.

Lapangan tenis "indoor" Moncer Serius saat ini menjadi lokasi tes usap, karena sebelumnya tes usap di Laboratorium Kesehatan Kota Magelang mengakibatkan kerumunan warga. Pelayanan tes usap setiap Senin, Rabu dan Kamis.

Baca juga: Wali Kota Magelang minta warga patuhi PPKM

 
Pewarta : M. Hari Atmoko
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © ANTARA 2021