Penyebab reinfeksi COVID-19 dan dukungan Marshanda untuk Nia Ramadhani

Penyebab reinfeksi COVID-19 dan dukungan Marshanda untuk Nia Ramadhani

Aktris Marshanda dan Nia Ramadhani. ANTARA/Instagram @marshanda99

Jakarta (ANTARA) - Simak berita menarik kemarin yang masih layak dibaca hari ini di kanal hiburan, gaya hidup, otomotif dan teknologi. Anda bisa mengetahui apa alasan orang terkena COVID-19 meski sudah pernah sembuh dari virus yang sama, GoTo siap masuk ke pasar Vietnam dan juga Singapura, layanan kurban berbasis digital penting diadaptasi di masa pandemi, Dukungan Marshanda untuk Nia Ramadhani dan apa kata Kominfo mengenai mencetak sertifikat vaksin.

Mengapa orang yang sudah terkena COVID-19 bisa terinfeksi lagi?

Walaupun telah terinfeksi COVID-19 dan dinyatakan sembuh, tetap ada kemungkinan seseorang kembali terjangkit virus, kondisi yang disebut reinfeksi COVID-19.

GoTo siap masuk ke pasar Vietnam dan juga Singapura

Perusahaan teknologi asal Indonesia, Gojek kini sedang mengembangkan sayapnya di negara tetangga seperti di Vietnam dan juga Singapura setelah sukses melakukan kolaborasi dengan AirAsia group di Thailand beberapa waktu yang lalu.

Layanan kurban berbasis digital penting diadaptasi di masa pandemi

Ketua Yayasan Pengurus Dompet Dhuafa, Nasyith Majidi, mengatakan pentingnya menyediakan layanan berbasis digital untuk memenuhi pola perilaku pasar yang berubah dari ranah luring (offline) ke ruang daring (online) di masa pandemi COVID-19, yang membatasi ruang gerak fisik masyarakat.

Dukungan Marshanda untuk Nia Ramadhani

Sebagai sahabat, aktris Marshanda memberikan dukungannya kepada Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie yang sedang tersandung masalah narkoba.

Bolehkah mencetak sertifikat vaksin? Ini jawaban Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) meminta masyarakat cermat menyimpan data digital dari sertifikat vaksinasi COVID-19 agar tidak terjadi kebocoran data mengingat beberapa waktu terakhir marak jasa pencetakan fisik untuk sertifikat vaksinasi COVID-19.

 
Pewarta : Nanien Yuniar
Editor: Maria Rosari Dwi Putri
COPYRIGHT © ANTARA 2021