Korea Selatan catat jumlah kasus COVID-19 tertinggi sejak 7 Januari

Korea Selatan catat jumlah kasus COVID-19 tertinggi sejak 7 Januari

Petugas medis bekerja mengambil sampel untuk tes COVID-19 di area khusus yang terletak di stasiun kereta di Seoul, Korea Selatan, Selasa (15/12/2020). Korea Selatan melaporkan 1.030 penularan virus corona baru, memecahkan rekor sehari sebelumnya, yakni 950 kasus penularan. ANTARA FOTO/REUTERS/Kim Hong-Ji/rwa.

Seoul (ANTARA) - Jumlah harian kasus virus corona di Korea Selatan mencapai 800 pada hari Kamis, tertinggi sejak 7 Januari, karena infeksi klaster baru dan penyebaran varian Delta yang sangat menular, kata para pejabat pada Jumat.

Pemerintah telah melonggarkan langkah-langkah jarak sosial mulai bulan ini karena penghitungan harian telah mencapai sekitar 500 selama beberapa bulan terakhir dan upaya vaksinasi negara itu dipercepat.

Tetapi hanya beberapa hari sebelum pembatasan yang dilonggarkan mulai berlaku, jumlahnya melonjak hingga hampir 600 dan kemudian hampir 800 minggu ini terutama karena wabah baru di ibu kota Seoul dan daerah sekitarnya, mendorong pihak berwenang di sana untuk menunda pelonggaran selama seminggu.

"Lebih dari 80 persen kasus baru datang dari wilayah metropolitan Seoul selama tiga hari berturut-turut karena infeksi klaster dari restoran dan lembaga pendidikan swasta," kata Menteri Dalam Negeri dan Keamanan Jeon Hae-cheol.

"Kami sangat khawatir virus akan menyebar lebih jauh karena ada tanda-tanda jelas peningkatan aktivitas di luar di antara orang-orang, dan peningkatan jumlah kasus varian Delta yang sangat menular."

Sumber : Reuters
Baca juga: Korsel perluas larangan pertemuan kecil karena COVID-19
Baca juga: COVID-19 meningkat, Seoul larang pertemuan lebih dari empat orang
Baca juga: Korea Selatan lacak wabah virus corona baru di klub malam Seoul
Pewarta : Azis Kurmala
Editor: Atman Ahdiat
COPYRIGHT © ANTARA 2021