Denpasar jadi tujuan muhibah budaya dan festival jalur rempah 2021

Denpasar jadi tujuan muhibah budaya dan festival jalur rempah 2021

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan Kemendikbudristek, Dr Restu Gunawan MHum. ANTARA/Indriani

Denpasar (ANTARA) - Kota Denpasar, Provinsi Bali akan menjadi salah satu tujuan pelaksanaan "Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah Tahun 2021" yang dilaksanakan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Direktur Pengembangan dan Pemanfaatan Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Restu Gunawan saat bertatap muka dengan Penjabat Sekda Kota Denpasar Made Toya di Denpasar, Rabu, mengatakan Bali khususnya Kota Denpasar didapuk menjadi salah satu tujuan pelaksanaan "Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah Tahun 2021' dengan tema "Rempah Sebagai Ritus dan Usadha".

"Tema ini kami angkat secara khusus. Karena melihat keunikan Bali, khususnya Denpasar dengan ritus budaya dan pemanfaatan rempah sebagai usadha atau pengobatan,” katanya.

Ia mengatakan nantinya, rombongan "Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah Tahun 2021" akan melibatkan perwakilan anak muda dari 34 provinsi di Indonesia, Mereka akan menjelajah di beberapa pelabuhan dengan menggunakan kapal laut untuk memperkenalkan rempah sebagai kekayaan alam Indonesia serta manfaatnya bagi masyarakat.

Baca juga: Kemendikbudristek gelar Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah 2021
Baca juga: Kalsel siap sambut peserta Pelayaran Muhibah dan Jalur Rempah


Sementara Penjabat Sekda Kota Denpasar, I Made Toya di Kantor mengatakan Pemkot Denpasar siap bersinergi dalam mensukseskan agenda "Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah Tahun 2021". Hal ini tentunya menjadi peluang bagi Kota Denpasar untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki.

Selain itu,kata dia, pelaksanaan kegiatan yang direncanakan digelar pada bulan September mendatang. Ajang ini menjadi peluang untuk meningkatkan daya tarik wisata sebagai upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi COVID-19.

“Pemkot Denpasar siap mendukung suksesnya pelaksanaan "Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah tahun 2021". Oleh karena itu seluruhnya harus juga mematuhi standar protokol kesehatan COVID-19. Ajang ini juga akan melibatkan seniman dan UMKM, sehingga mampu menjadi peluang dalam pemulihan ekonomi di masa pandemi," ucapnya.

Baca juga: Badung dukung pelayaran Muhibah Budaya dan Festival Jalur Rempah
Baca juga: Ditjen Kebudayaan jadikan Jalur Rempah sebagai program prioritas


 
Pewarta : I Komang Suparta
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021