Disdik Papua harap tenaga pendidik di pedalaman bertahan mengabdi

Disdik Papua harap tenaga pendidik di pedalaman bertahan mengabdi

Sekda Provinsi Papua Dance Yulian Flassy, Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait bersama forkopimda setempat berpose usai peringatan Hardiknas 2021 di Jayapura, Papua, Minggu (2/5/2021). ANTARA/Hendrina Dian Kandipi/aa.

Jayapura (ANTARA) - Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua mengharapkan tenaga pendidik di pedalaman dapat tetap bertahan dan mengabdi dengan semangat.

Kepala Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah Provinsi Papua Christian Sohilait di Jayapura, Minggu, mengatakan dalam peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) begitu banyak permasalahan tenaga pendidik dan guru namun pihaknya optimistis bahwa itikad baik akan menemukan jalan baik pula.

"Sehingga para tenaga pendidik yang mengabdi di pedalaman khususnya diharapkan tetap termotivasi untuk memberikan pengabdian bagi anak-anak Papua," katanya.

Meskipun terkendala kondisi keamanan maupun permasalahan lainnya, pihaknya berharap para tenaga pendidik ini tetap bersemangat dalam mengajar.

"Pendidikan kini sedang dipersulit dengan COVID dan jaringan internet, termasuk keamanan namun kami berharap para tenaga pendidik ini dapat terus semangat dan percaya bahwa pengabdian yang dilakukan akan selalu dilindungi Tuhan," ujarnya.

Baca juga: Peduli pendidikan, LKBN ANTARA raih penghargaan dari Pemprov Papua

Pihaknya juga berharap, tidak hanya tenaga pendidik di pedalaman, yang berada di perkotaan terus semangat mengajar anak-anak Papua meskipun secara daring.

"Dalam peringatan Hardiknas 2021 ini kami berharap para tenaga pendidik dapat terus memberikan yang terbaik bagi anak-anak yang merupakan generasi penerus Papua," katanya.

Pada peringatan Hardiknas 2021 di Provinsi Papua, Dinas Pendidikan, Perpustakaan, dan Arsip Daerah setempat memberikan apresiasi atas kepedulian terhadap dunia pendidikan di masa COVID-19, tidak hanya kepada para tenaga pendidik dan guru, namun juga pemerintah daerah, lembaga swadaya masyarakat, kalangan gereja, hingga media massa.

Baca juga: Pemprov Papua apresiasi 34 anak terima beasiswa pendidikan BPJAMSOSTEK
Baca juga: Pemkab Lanny Jaya kontrak 500 guru penduduk asli setempat
Baca juga: Disdik Papua: KBM di Intan Jaya tidak terganggu kasus penembakan
Pewarta : Hendrina Dian Kandipi
Editor: M. Hari Atmoko
COPYRIGHT © ANTARA 2021