Warga Solok temukan bayi perempuan di pencucian pakaian umum

Warga Solok temukan bayi perempuan di pencucian pakaian umum

Warga menemukan bayi perempuan di pencucian pakaian umum, Jorong Cubadak, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Sumbar ANTARA/HO-Polres Solok Arosuka.

Arosuka (ANTARA) - Warga Jorong Cubadak, Nagari Aia Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti Kabupaten Solok, Sumbar menemukan bayi perempuan tanpa pakaian yang ditinggal begitu saja oleh ibunya di pencucian pakaian umum.

Salah seorang warga setempat Yusmaniar, di Jorong Cubadak, Sabtu mengaku mendengar tangisan bayi, lalu memberitahukan kepada suaminya Syamsurizal.

Kejadian tersebut sekitar pukul 05.00 WIB. Syamsurizal pun segera melihat ke arah sumber suara tangisan bayi itu dengan menggunakan senter.

"Saya melihat seorang bayi perempuan tanpa pakaian, serta dalam keadaan tali pusar yang belum terpotong dan masih berdarah di pencucian pakaian umum," kata dia.

Baca juga: Warga Cilandak temukan bayi laki-laki terbungkus plastik sampah

Selain itu, bayi yang berjenis kelamin perempuan tersebut ditemukan dalam kondisi sehat dan saat tidak memakai pakaian sama sekali.

Selanjutnya, Syamsurizal pun langsung menghubungi bidan Desa, Jorong Cubadak Rini Nofriyenti. Kemudian bidan desa menghubungi Kepala Jorong Cubadak Yendrizal dan Pj Wali Nagari Air Dingin Heril Wandi.

Pj Wali Nagari Air Dingin Heril Wandi pun melaporkan kejadian itu ke pihak Polsek Lembah Gumanti Kanit Intelkam IPDA Burhayani dan Bhabinkamtibmas Briptu Davri Trio Putra. Kemudian langsung mendatangi TKP dan melakukan koordinasi dengan bidan desa.

Di samping itu, Kapolres Solok AKBP Azhar Nugroho melalui Kapolsek Lembah Gumanti Iptu Edy Elison mengatakan saat ini bayi temuan tersebut tengah diurus oleh bidan desa setempat dan selanjutnya berkoordinasi dengan Kepala Puskesmas Alahan Panjang.

"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan terkait penemuan bayi tersebut," kata dia.

Baca juga: Bayi dibuang di Jatipulo dan ibunya nantikan hasil tes usap
Baca juga: Ternyata penemu bayi dibuang di Jatipulo adalah ibu kandungnya sendiri


 
Pewarta : Laila Syafarud
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © ANTARA 2021