Uji kompetensi siswa SMK Sekolah Indonesia berlangsung di Kinabalu

Uji kompetensi siswa SMK Sekolah Indonesia berlangsung di Kinabalu

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) berlangsung di Grand Borneo Hotel Kota Kinabalu, Selasa, yang dibuka Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu Krishna Djelani. ANTARA Foto/Ho-Irham (1)

Kuala Lumpur (ANTARA) - Uji Kompetensi Keahlian (UKK) bagi siswa SMK Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK) berlangsung di Hotel Grand Borneo Kota Kinabalu, Selasa, yang dibuka Konsul Jenderal RI Kota Kinabalu Krishna Djelani.

Kegiatan kerja sama Asosiasi Profesi Borneo Culinary Association (BCA) dan pihak hotel tersebut diikuti oleh 28 siswa kelas 12 SMK SIKK jurusan perhotelan dan 19 siswa kelas 12 SMK SIKK jurusan kuliner.

Tujuan pelaksanaan UKK adalah untuk mengukur kemampuan siswa yang akan menyelesaikan pendidikan dan mengoptimalkan sertifikasi kompetensi yang berorientasi pada keperluan dunia industri.

Konjen Krishna Djelani menyampaikan apresiasi kepada mitra SIKK khususnya Grand Borneo Hotel dan Borneo Culinary Association yang bersedia bekerja sama dengan SIKK melaksanakan UKK di tengah pandemi COVID-19.

Krishna berharap para siswa terus menjaga kesehatan dan berprestasi.

"Semoga para siswa dapat memetik hasil yang terbaik dalam UKK, terus jaga kesehatan dengan mematuhi protokol kesehatan," katanya.

Krishna mengharapkan kesediaan mitra SIKK yaitu Layang-Layang Aerospace Sdn. Bhd. untuk dapat memfasilitasi pada penyelenggaraan UKK SMK TPU (Teknologi Pesawat Udara) di tahun yang akan datang.

Kepala SIKK Dadang Hermawan dalam sambutannya menyampaikan bahwa hasil UKK bagi peserta didik akan menjadi indikator ketercapaian standar kompetensi lulusan SMK SIKK.

Adapun bagi mitra dapat dijadikan sebagai sumber informasi atas kompetensi yang dimiliki peserta didik SMK SIKK.

"Materi UKK disusun berdasarkan skema sertifikasi sesuai dengan jenjang kualifikasi peserta uji/asesi yang memuat kemampuan melaksanakan pekerjaan spesifik, operasional, dan penjaminan mutu," katanya.

Uji Kompetensi Keahlian (UKK) adalah penilaian terhadap pencapaian kualifikasi pada KKNI (Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia) di akhir masa studi oleh satuan pendidikan terakreditasi bersama dengan Mitra DuDi (Dunia Usaha dan Dunia Industri) dengan memperhatikan keterampilan atau portofolio.

UUK dilaksanakan dua sesi dengan penerapan SOP dan Protokol Kesehatan.

Sesi pertama pada 5 – 6 April di Grand Borneo Hotel untuk Paket Ujian kompetensi Keahlian Perhotelan yaitu paket tiga, dengan Judul Tugas Front Office (KKNI level II Kompetensi Perhotelan) dan Food and Beverage.

Sesi ke-2 pada 7 – 9 April 2021 dengan Paket 2 dengan soal Ujian kompetensi Keahlian Tata Boga dengan Judul Pembuatan Makanan Indonesia (KKNI level II Kompetensi Tata Boga).

Adapun Asesor UKK Chandra Maya Padamial dan Arbaina Binti Nurdin (perhotelan dari Grand Borneo Hotel) serta Moh. Yazeed Yahya dan Husin Bin Hassan (kuliner dari BCA).

Turut hadir dalam pembukaan UKK, Pelaksana Fungsi Pensosbud Debbi Oktarossa, Gordon Poong Foo Ming (Engineering Manager Layang-Layang Aerospace Sdn Bhd), perwakilan dari BCA dan hotel mitra SIKK, perwakilan pemilik usaha kuliner Indonesia di Kota Kinabalu serta tamu undangan lainnya.

Baca juga: SIKK perbaiki mental siswa siswi dengan pembinaan imtaq

Baca juga: SIKK Juara I Lomba Musik Rakyat Internasional di Malaysia

Baca juga: Sekolah Indonesia larang pengguna transportasi umum masuk sekolah
Pewarta : Agus Setiawan
Editor: Zita Meirina
COPYRIGHT © ANTARA 2021