Densus 88 Polri amankan seorang terduga teroris di Surabaya

Densus 88 Polri amankan seorang terduga teroris di Surabaya

Lokasi kampung tempat tinggal terduga teroris di Jalan Simorejo Sari Surabaya. ANTARA/Hanif Nashrullah/am.

Surabaya (ANTARA) - Tim Detasemen Khusus 88 Antiteror Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengamankan seorang terduga teroris dari salah satu tempat tinggal di Jalan Simo Pomahan, Kecamatan Sukomanunggal, Surabaya, Jumat.

Ketua RW 06 Sukomanunggal Surabaya Suwandi menginformasikan petugas Densus 88 Polri kemudian melakukan penggeledahan di rumah milik terduga teroris tersebut di Jalan Simorejo Sari Surabaya.

"Saya diminta petugas untuk menyaksikan penggeledahan di rumah kawasan Jalan Simorejo Sari," ujarnya saat dikonfirmasi di Surabaya.

Menurut dia, penggeledahan berlangsung sekitar tiga jam, mulai pukul 07.30 WIB hingga 10.15 WIB.

Baca juga: Polri: Total 22 terduga teroris ditangkap di Jatim

"Penggedahan juga didampingi petugas dari Kepolisian Sektor Sukomanunggal dan Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya," ucap dia.

Sementara itu kepolisian belum memberi keterangan terkait penangkapan dan penggeledahan tersebut. Identitas terduga teroris yang diamankan masih dirahasiakan.

Sebelumnya, Tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri telah menangkap dua terduga teroris di dua wilayah di Jawa Timur, yakni di Tulungagung dan Nganjuk pada Selasa (30/3).

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Gatot Repli Handoko menjelaskan di daerah Tulungagung diamankan seorang terduga teroris berinisial NMR sekitar pukul 14.30 WIB di Desa Buntaran, Kecamatan Rejo, Tulungagung.

Kemudian di Nganjuk diamankan satu orang terduga teroris berinisial LAM dengan barang bukti yang disita di antaranya satu buku “fiqih jihad”.

"Dari hasil informasi yang kami terima, kedua teroris tersebut merupakan jaringan kelompok radikal JAD (Jamaah Ansharut Daulah)," tutur dia.

Baca juga: Densus 88 tangkap dua terduga teroris di Jatim

Baca juga: Polisi terima pesan teror usai tangkap 22 terduga teroris di Jatim

Pewarta : Fiqih Arfani/Hanif Nashrullah
Editor: Chandra Hamdani Noor
COPYRIGHT © ANTARA 2021